Tujuh Seniman Mural Bandar Lampung Diberangkatkan Umroh oleh Wali Kota Eva Dwiana

Wali Kota Eva Dwiana berangkatkan 7 seniman mural ke Tanah Suci.
Sumber :
  • Lampung.viva

Bandar Lampung, Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, memberangkatkan tujuh seniman mural dari Komunitas Nusantara Art Project untuk menjalankan ibadah umrah ke Tanah Suci. 

img_title Bandar Lampung Expo 2026 Resmi Dibuka, Jadi Momentum Genjot Investasi dan Sektor UMKM

Langkah ini merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi para seniman muda yang selama ini menghiasi sudut-sudut kota dengan mural bertema budaya, kebersamaan, dan kearifan lokal.

"Bunda sangat bangga dengan dedikasi para seniman mural ini. Mereka bukan hanya memperindah kota, tapi juga menjadi agen pemersatu dan edukasi budaya melalui seni," ujar Eva Dwiana pada Senin, 2 Juni 2025.

img_title Kreatif di Bidang Robotika, Dua Siswi SD Bandar Lampung Sabet Medali Emas dan Perak Internasional

Dalam kesempatan audiensi tersebut, Wali Kota Eva Dwiana juga menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp50 juta untuk operasional dan pembelian cat bagi para seniman mural. 

"Ini ada bantuan dari Bunda, semoga bermanfaat dan bisa digunakan untuk operasional," tambah Eva Dwiana.

img_title Bikin Kaget Dewan Guru, Wapres Gibran Blusukan ke MTs dan MI Muhammadiyah Way Bungur Lampung Timur

Seniman Terharu dan Rencanakan Proyek Mural di Pulau Pasaran

Wiwied Hermawan, salah satu seniman mural, mengaku terharu atas perhatian Wali Kota Eva Dwiana kepada para seniman. Ia tidak membayangkan akan mendapat kesempatan berangkat umrah.

"Kami enggak menyangka, Mas, bisa dapat umrah dari Bunda Eva. Terima kasih Bunda Eva telah peduli dengan kami," jelas Wiwied Hermawan.

Wiwied menambahkan, bantuan uang tunai yang diberikan oleh Bunda Eva akan digunakan untuk membeli perlengkapan seperti kuas dan cat. 

Rencananya, Komunitas Nusantara Art Project akan melanjutkan proyek mural di Pulau Pasaran.

"Kemarin kita melakukan mural di Kecamatan Panjang. Setelah ini kami akan melakukan mural di Pulau Pasaran," tutup Wiwied.(*)