Anak Punk Sulap Tembok Kosong di Segala Mider Bandar Lampung Jadi Mural Penuh Warna dan Pesan Positif
- Lampung.viva
Bandar Lampung, Lampung – Sebuah aksi positif datang dari sejumlah anak punk di Lampung. Berbekal cat dan kuas, mereka berhasil menyulap tembok kosong di Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung, menjadi media karya seni mural yang penuh warna dan pesan sosial.
Lukisan-lukisan yang dibuat oleh mereka berhasil mencuri perhatian warga sekitar. Gambar-gambar bertema perdamaian, keagamaan, lingkungan, dan kebersamaan tampak menghiasi dinding jalanan dengan gaya artistik yang unik.
Ketua RT setempat, Juli, menyatakan rasa bangganya atas karya seni dari para anak punk tersebut. Ia bahkan tak ragu memberikan apresiasi langsung.
"Saya bangga, mereka membuktikan bahwa anak punk juga punya sisi positif dan kreatif. Kawasan kami jadi lebih berwarna dan hidup berkat karya mereka," ujar Juli kepada awak media, Sabtu (13/7/2025).
Menurut Juli, inisiatif ini datang dari para pemuda itu sendiri yang ingin mengubah citra negatif terhadap komunitas punk menjadi sesuatu yang lebih membangun.
"Hasil karya mereka ini, menjadi salah satu keinginan saya sebagai RT, yang ingin di tembok tersebut menjadi lebih berwarna dan indah," tambahnya.
Warga sekitar pun menyambut baik langkah tersebut. Banyak yang tak menyangka bahwa para anak punk bisa mengekspresikan diri melalui jalur seni visual yang indah dan menginspirasi.
Ekspresi Diri dan Ajakan untuk Berkarya
Andri dari Nusantara Art Project mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk ekspresi sekaligus ajakan kepada sesama anak punk agar lebih produktif dan diterima masyarakat.
“Kami cuma ingin menunjukkan kalau kami bisa berkarya. Mural ini bukan cuma gambar, tapi juga suara kami. Untuk kami sendiri, mengajak anak-anak punk yang ingin berkarya," ucap Andri.
Lukisan mural ini kini menjadi spot baru yang menarik perhatian warga dan bahkan sering diabadikan oleh pengguna media sosial yang melintas. "Mural ini menjadi media untuk menyuarakan kegelisahan yang sedang terjadi di masyarakat," bebernya.
Kegiatan positif ini diharapkan menjadi contoh bahwa semua kalangan, termasuk mereka yang kerap dipandang sebelah mata, tetap memiliki potensi besar jika diberi ruang dan dukungan.(*)