Gubernur Mirza Audiensi dengan Menperin, Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung

Gubernur Lampung bersama Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang
Sumber :
  • Istimewa

Bandar Lampung, LampungGubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan audiensi dengan Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita, di Jakarta, guna membahas percepatan pengembangan kawasan industri hilirisasi di Provinsi Lampung.

img_title Ekosistem Investasi Jadi Percontohan, Pemkab Malang Berguru Strategi Industri ke Pemprov Lampung

Fokus utama pertemuan ini adalah penguatan industri pengolahan untuk komoditas unggulan daerah seperti gabah, jagung, singkong, karet, kopi, dan cokelat.

Dalam audiensi tersebut, Gubernur Mirza menyampaikan bahwa hilirisasi merupakan strategi kunci untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi dan daya saing produk lokal Lampung.

img_title Ekonomi Petani Membaik, Gubernur Rahmat Mirzani Sebut APK Kuliah di Lampung Melonjak

"Kami berharap Lampung dapat menjadi prioritas nasional dalam pengembangan kawasan hilirisasi industri pangan. Dengan dukungan Kementerian Perindustrian, kami optimis investasi di sektor industri turunan, seperti sorbitol dari singkong, akan meningkat," ujar Gubernur.

Ia juga menekankan pentingnya perluasan kawasan industri sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem industri yang lebih kuat, memperluas pasar domestik dan ekspor, serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

img_title KAI Tanjungkarang Angkut 13,87 Juta Ton Barang dalam Enam Bulan, Batubara Masih Mendominasi

"Transformasi ekonomi berbasis industri harus berjalan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Perluasan kawasan industri merupakan langkah strategis dalam mewujudkan hal tersebut," tambahnya.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Provinsi Lampung telah menempuh berbagai langkah konkret, di antaranya penetapan harga dasar gabah dan pengendalian distribusi, penetapan harga dasar ubi kayu, bantuan alat pertanian modern seperti dryer, combine harvester, rice milling unit, dan pupuk organik cair, pembangunan silo untuk mendukung penyimpanan dan distribusi hasil pertanian.

Kebijakan-kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemprov Lampung dalam membenahi tata niaga komoditas, mempercepat hilirisasi, serta mendorong modernisasi sektor pertanian dan perkebunan.

Audiensi ini turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Eko SA Cahyanto, Dirjen ILMATE Setia Diarta, Dirjen KPAII Tri Supondi, serta Direktur Industri Makanan, Hasil Laut, dan Perikanan, Dian Arneta.

Sementara dari pihak Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur didampingi oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan serta Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Lampung. (*)