Datangi Mako Damkar Sambil Menangis Kesakitan, Ridho Minta Tolong Cabut Kail di Kaki saat Mencari Belut di Sawah

Kaki remaja asal Tajimalela tertancap kail saat mancing belut di sawah.
Sumber :
  • Istimewa

Lampung Selatan, Lampung – Niat mencari belut bersama teman-temannya berujung petaka bagi Ridho (14), remaja asal Desa Tajimalela, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. 

img_title Layanan Publik Cukup dalam Genggaman, Pemkab Lampung Selatan Resmi Rilis Aplikasi 'Halo Lamsel'

Sebuah mata kail pancing menancap di kakinya akibat terjatuh saat berlari di area persawahan, Kamis (18/6/2026) siang.

Menahan rasa sakit yang luar biasa, korban didampingi rekan-rekannya memilih langsung mendatangi Markas Komando (Mako) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan di Kalianda guna meminta bantuan darurat.

img_title Gunung Anak Krakatau Erupsi 20 Kali, Abu Vulkanik Terjang Empat Kecamatan di Lampung Selatan

Kepala Dinas Damkarmat Lampung Selatan, Sefri Masdian, membenarkan adanya insiden darurat non-kebakaran yang menimpa remaja tersebut. Peristiwa bermula ketika korban dan rombongannya bersiap-siap memancing di sawah.

"Korban bersama teman-temannya baru mau memancing belut di sawah. Namun, saat berlari di galengan, korban terpeleset lalu terjatuh. Sialnya, kail pancing tajam yang sedang dipegangnya justru tidak sengaja menancap dalam ke bagian kulit kakinya," ujar Sefri Masdian, Kamis (18/6/2026).

img_title Polres Lampung Selatan Tangkap Residivis Curanmor, Gasak Motor di Rumah Sakit Hingga Lokasi Hajatan

Melihat kondisi kaki korban, personel Regu 1 Damkar Kalianda yang sedang piket langsung melakukan tindakan penyelamatan secara medis darurat. 

Menggunakan peralatan khusus serta teknik yang hati-hati agar tidak merobek jaringan kulit lebih dalam, kail berhasil dikeluarkan hanya dalam waktu dua menit.

Proses evakuasi kilat tersebut berlangsung mulai pukul 12.09 WIB hingga selesai pada pukul 12.11 WIB. Pasca-pelepasan kail, luka di kaki korban langsung dibersihkan dan kondisinya dipastikan aman dari infeksi lanjutan.

Sefri menegaskan bahwa kehadiran Damkarmat saat ini tidak hanya berfokus pada pemadaman api, melainkan siap melayani segala bentuk penyelamatan satwa berbahaya (animal rescue) hingga bantuan darurat medis yang dialami warga.

Pihaknya mengimbau kepada para orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya saat membawa benda tajam atau peralatan pancing ketika beraktivitas di luar rumah. (*)