Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Lampug Selatan Bagikan 400 Paket Sembako ke Sopir Ojek hingga Buruh
- Istimewa
Lampung Selatan, Lampung – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lampung Selatan menggelar aksi bakti sosial dengan membagikan 400 paket sembako kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan, Rabu (17/6/2026) sore. Aksi kemanusiaan ini dilaksanakan guna menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
Pembagian paket kebutuhan pokok tersebut menyasar para pekerja sektor informal serta warga prasejahtera yang berada di wilayah hukum Lampung Selatan.
Kegiatan pembagian ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Lampung Selatan, AKP M. Erza Trisyahputra Nasution, S.Tr.K., S.I.K., beserta sejumlah jajaran personel Satlantas secara berkala sejak pukul 15.30 WIB.
AKP M. Erza memaparkan rincian pendistribusian 400 paket sembako tersebut dialokasikan secara tepat sasaran, yang meliputi 300 paket sembako untuk pengemudi ojek pangkalan/online serta buruh harian lepas dan 100 paket sembako untuk warga kurang mampu dan lansia.
"Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, kami ingin berbagi langsung di lapangan dengan saudara-saudara kita yang berjuang di jalanan setiap hari. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dapur keluarga dan membawa berkah bagi sesama," ujar AKP M. Erza, Kamis (18/6/2026).
Penyaluran bantuan dilakukan secara humanis, tertib, dan berjalan tanpa menimbulkan kerumunan yang mengganggu arus lalu lintas. Aksi ini pun mendapat respons positif dan apresiasi mendalam dari masyarakat penerima manfaat.
"Kami sangat berterima kasih kepada Polres Lampung Selatan. Di tengah kondisi pendapatan ojek yang tidak menentu seperti sekarang, bantuan paket sembako ini sangat membantu mengurangi pengeluaran belanja harian kami," tutur salah seorang tukang ojek di lokasi.
Melalui momentum hari jadi ke-80 ini, Polres Lampung Selatan berkomitmen untuk terus mengedepankan program jaring pengaman sosial.
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Korps Bhayangkara tidak hanya fokus pada penegakan hukum dan pengaturan lalu lintas, melainkan juga hadir sebagai pelindung yang peka terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat bawah. (*)