Dukung Modernisasi, KAI Divre IV Aktifkan Jalur Pidada–Pelabuhan Panjang untuk Pengiriman Lokomotif Baru

Pengujian jalur
Sumber :
  • Foto dokumentasi istimewa

Lampung – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang tengah mempersiapkan jalur di petak jalan Pidada – Pelabuhan Panjang sebagai titik utama distribusi lokomotif baru yang akan masuk ke wilayah operasional mereka melalui jalur laut. 

img_title Jelang Nataru, Kapolres Lampung Selatan Perkuat Sinergi dan Komunikasi Stakeholder Pelabuhan Bakauheni

 

Langkah ini dilakukan dalam rangka mendukung modernisasi sarana perkeretaapian dan peningkatan efisiensi logistik.

img_title Diputar Balik Satgas Pangan, Puluhan Sopir Truk Gabah Protes di Bakauheni Hingga Nekat Menyeberang ke Jawa

 

Manager Humas Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari menjelaskan, jalur yang sebelumnya tidak aktif itu kini difungsikan kembali secara strategis sebagai penghubung antara pelabuhan dan jaringan rel KAI.

img_title 16.106 Orang Naik Kereta di Lampung Selama Libur Maulid

 

“Jalur tersebut kami siapkan secara khusus agar proses penurunan dan pergerakan lokomotif baru bisa berjalan dengan aman, cepat, dan tidak mengganggu jadwal operasional KA reguler,” ujar Zaki, Rabu (25/6/2025).

 

Tahun ini, Divre IV Tanjungkarang dijadwalkan menerima 12 unit lokomotif tipe CC205 yang dikirim secara bertahap. 

 

Lokomotif ini akan menggantikan seri lama CC202 dan digunakan untuk memperkuat layanan kereta angkutan batubara di wilayah Sumatera bagian selatan.

 

Pemilihan jalur Pidada – Pelabuhan Panjang dinilai tepat lantaran memiliki akses langsung ke pelabuhan serta memudahkan manuver alat berat dengan dimensi dan beban khusus. 

 

Proses distribusi pun dikawal ketat oleh berbagai pihak, termasuk PT Pelindo, PT Semen Baturaja, Dinas Perhubungan, serta aparat keamanan.

 

KAI memastikan seluruh proses pengangkutan hingga pengoperasian lokomotif dilakukan sesuai standar teknis perkeretaapian dan menjunjung tinggi prinsip keselamatan serta efisiensi.

 

Sebagai langkah preventif, masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas di sepanjang jalur tersebut, termasuk menyimpan material atau kendaraan di dekat rel. 

 

Hal itu dinilai sangat membahayakan dan dapat mengganggu kelancaran distribusi logistik kereta api.

 

“Dengan kehadiran lokomotif baru ini, kami berharap dapat meningkatkan efisiensi dan frekuensi perjalanan kereta angkutan batubara. KAI Divre IV Tanjungkarang terus berkomitmen memberikan layanan logistik berbasis kereta api yang andal, efisien, serta ramah lingkungan,” tutup Zaki. (*)