Video Peninjauan SPPG Bumi Waras Viral, Nama Gubernur Lampung Disebut Punya Yayasan

Tangkapan layar video viral yang diunggah
Sumber :
  • Foto dokumentasi istimewa

Lampung – Nama Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, disebut dalam video inspeksi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bumi Waras yang beredar di media sosial

img_title Viral Dikira Berdiri di Tengah Bukit, Begini Fakta Lokasi Koperasi Merah Putih di Tanggamus

 

Dikutip pada Kamis, 26 Februari 2026, pada video yang diunggah akun TikTok urban_daily, fasilitas tersebut disebut memiliki keterkaitan dengan gubernur melalui yayasan pengelolanya. Hingga kini, belum ada keterangan resmi yang mengonfirmasi klaim tersebut.

img_title Gelar Aksi 'Lampung Tarik Mandat', Ratusan Mahasiswa Geruduk Kantor Gubernur dan DPRD Lampung

 

Video itu merekam kunjungan Wakil Kepala Bidang Operasional Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya. 

img_title Korupsi Program Makan Bergizi Gratis, Kejagung Tahan Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung

 

Pada awal peninjauan, Sony menanyakan langsung kepada pengelola mengenai yayasan yang menaungi SPPG tersebut. 

 

Seorang pria berkemeja batik lengan panjang menjawab bahwa yayasan itu memiliki keterkaitan dengan gubernur. Pertanyaan tersebut diajukan sebelum pemeriksaan teknis dilakukan.

 

Pernyataan singkat itu kemudian menjadi perhatian warganet. Sejumlah komentar mempertanyakan kemungkinan keterlibatan pejabat publik dalam pengelolaan fasilitas yang berkaitan dengan program pemenuhan gizi. 

 

Ada pula yang meminta penjelasan resmi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

 

Di luar isu yang berkembang, inspeksi tetap berlanjut pada aspek teknis dapur. Area produksi terlihat tertata dan kebersihan terjaga. 

 

Namun, Sony mencatat kekurangan pada Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang belum dilengkapi penyaring lemak. 

 

Menurut dia, hal tersebut perlu segera diperbaiki untuk mencegah gangguan pada sistem dan potensi pencemaran lingkungan.

 

Hingga berita ini ditulis, belum ada klarifikasi dari pihak pengelola maupun dari Pemerintah Provinsi Lampung mengenai status yayasan yang disebut dalam video. 

 

Penjelasan terbuka dinilai penting untuk mencegah spekulasi dan menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan fasilitas layanan gizi. (*)