Terima Penghargaan dari HKBP, Winarti Bicara Soal Keberagaman Lampung

Sesi foto bersama
Sumber :
  • Foto dokumentasi istimewa

Lampung – Selembar ulos menjadi simbol persaudaraan dalam perayaan Tahun Transformasi HKBP sekaligus HUT ke-6 HKBP Distrik XXXII Lampung. 

img_title Sukseskan Program 3 Juta Rumah, Pemkot Bandar Lampung Sabet Penghargaan Pemda Berprestasi 2026

 

Dalam acara yang digelar di Gedung Graha Adora, Kabupaten Pesawaran, Sabtu, 22 Agustus 2026, Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Winarti menerima penghargaan sekaligus ulos.

img_title Tiga Dekade Kerusuhan 27 Juli 1996, Winarti: Demokrasi Tak Boleh Kembali Dibungkam

 

Winarti mengatakan ulos yang diterimanya memiliki makna lebih dari sekedar kain tradisional.

img_title UMKM Dongkrak Bandar Lampung Expo 2026, Nilai Transaksi Tembus Rp3,1 Miliar

Baginya, ulos merupakan simbol penghormatan, persaudaraan, dan kebersamaan yang penting untuk dipelihara di masyarakat Lampung Tengah yang beragam.

 

“Terima kasih atas penghargaan dan ulos yang diberikan. Ini menjadi simbol persaudaraan dan kebersamaan yang harus terus kita jaga,” kata Winarti.

 

Winarti hadir dalam acara tersebut didampingi Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Lampung Juandi dan Sekretaris Fraksi DPRD Lampung Ketut Rameo.

 

Pemberian penghargaan dan ulos juga dilakukan kepada sejumlah pejabat daerah. Di antaranya Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi.

 

Bagi Winarti, perayaan HUT ke-6 HKBP Distrik XXXII Lampung dapat menjadi momentum untuk memperkuat kerukunan dan toleransi. 

 

Ia berharap semangat kebersamaan tidak berhenti dalam sebuah perayaan, tetapi terus hadir dalam kehidupan masyarakat.

 

Menurut dia, keberagaman yang ada di Lampung merupakan kekuatan yang perlu dijaga bersama. 

 

Caranya, kata Winarti, dengan membangun kebiasaan untuk saling menghormati dan mempererat persaudaraan.

 

“Persaudaraan dan kebersamaan harus terus kita rawat, karena dengan hidup rukun dan saling menghargai, Lampung akan semakin kuat dan harmonis,” kata dia. (*)