Tragedi Banjir di Bandar Lampung: Seorang Warga Hilang, Tim SAR Gabungan Berjibaku Cari Korban

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban terseret arus banjir.
Sumber :
  • Istimewa

Bandar Lampung, Lampung – Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung telah mengakibatkan bencana banjir. Selain merendam pemukiman warga, banjir juga merenggut satu nyawa. Seorang warga bernama Bakthira dilaporkan hilang setelah terseret arus sungai saat memperbaiki atap rumahnya.

img_title Polisi Ungkap Tawuran Maut di Bandar Lampung, Remaja 16 Tahun Jadi Tersangka

Tim SAR gabungan langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian. Mereka menyisir sungai, selokan, dan area sekitar tempat kejadian. Peralatan seperti perahu karet, tali, dan detektor logam digunakan untuk membantu pencarian.

"Kami telah mengerahkan seluruh potensi yang ada untuk menemukan korban secepatnya," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung, Deden Ridwansah.

img_title Menteri Agus Cek Pelayanan Imigrasi Bandar Lampung, Ada Usulan Makan Gratis

Peristiwa ini terjadi pada Jumat (17/01) sekitar pukul 16.30 WIB, ketika korban yang berjenis kelamin laki-laki, Bakthira (60), tengah memperbaiki genteng rumah yang bocor akibat hujan deras. 

Dalam upayanya, Bakthira tergelincir dan jatuh ke sungai yang mengalir di samping rumahnya. Beberapa tetangga yang melihat kejadian tersebut langsung berusaha menolong, namun arus sungai yang deras membuat Bakthira terbawa arus. Salah satu tetangga korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Basarnas.

img_title Tim SAR Temukan Jenazah Kakek Jumadi Setelah Dua Hari Hilang di Sungai Gedung Meneng

Peristiwa ini terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan banjir dan arus sungai yang deras di daerah tersebut. Deden juga mengimbau kepada warga sekitar untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya akibat banjir dan arus yang deras. 

"Kami meminta masyarakat untuk mengikuti petunjuk dari otoritas setempat demi keselamatan bersama," tambahnya.

Pencarian terhadap Bakthira masih terus dilakukan, dan pihak Basarnas berjanji akan memberikan pembaruan lebih lanjut terkait perkembangan situasi dan penanganan korban dalam waktu dekat.(*)