Tiga Hari Pencarian, Tim SAR Temukan Korban Tenggelam KMP Wira Artha di Perairan Pulau Rimau Lunik

Tim SAR gabungan evakuasi korban tenggelam kapal KMP Wira Artha.
Sumber :
  • Istimewa

Lampung Selatan, Lampung – Setelah melakukan pencarian intensif selama tiga hari, Tim SAR Gabungan yang dipimpin Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung berhasil menemukan jenazah korban tenggelam di sekitar perairan Pulau Rimau Lunik, Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, pada Jumat (27/06/2025).

img_title Batas Waktu SOP Habis, Basarnas Lampung Nyatakan Penumpang KMP Batumandi Hilang di Selat Sunda

Korban diketahui bernama Sukati (42), seorang perempuan yang sebelumnya diduga melompat dari kapal feri KMP Wira Artha saat berada di tengah pelayaran

Informasi awal penemuan korban diterima oleh Tim SAR Gabungan pada pukul 10.18 WIB dari seorang nelayan asal Pulau Canti yang melihat jenazah mengapung di sekitar perairan Pulau Tiga, Kalianda.

img_title 7 Hari Nihil, Pencarian Penumpang Kapal Batu Mandi yang Jatuh di Selat Sunda Resmi Dihentikan

Tim SAR Gabungan segera bergerak menuju lokasi dan mengevakuasi jenazah dari titik koordinat 5°50'1.63"S - 105°33'39.45"T, atau sekitar 15 mil ke arah barat dari lokasi awal kejadian.

Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Bob Bazar Kalianda untuk proses identifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

img_title Hari Ketiga Operasi SAR, Pencarian Penumpang KMP Batumandi Diperluas 12 Mil hingga Pulau Sebesi

Komandan Pos SAR Bakauheni, Rezi Kuswara, menyampaikan laporan resmi kepada Kepala Kantor SAR Lampung, Deden Ridwansah, setelah jenazah berhasil dievakuasi.

"Korban ditemukan berdasarkan laporan nelayan dan langsung kami evakuasi ke RS Bob Bazar. Korban diduga melompat dari KMP Wira Artha. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR kami usulkan untuk ditutup," ujar Rezi.

Dengan berakhirnya operasi ini, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing. Unsur tersebut meliputi Tim Rescue Pos SAR Bakauheni, TNI AL, Polairud Polda Lampung, Polairud Polres Lampung Selatan, pihak KMP Wira Artha, KSOP Bakauheni, HNSI Bakauheni, serta unsur pendukung lainnya.(*)