Pengamat Politik: Pilkada Pesawaran Memanas, Nanda Indira Siap Hadapi Tantangan dari Aries Sandi

Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Lampung, Candrawansah
Sumber :
  • Istimewa

Pesawaran, Lampung – Ketegangan politik di Kabupaten Pesawaran semakin meningkat menjelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang akan datang. 

img_title KPK Dorong Reformasi Tata Kelola Parpol, Pengamat: Solusi Atasi Oligarki dan Biaya Politik Mahal

Isu terbaru mencuat dengan kabar bahwa Arisandi, yang disebut-sebut sebagai penantang potensial, akan melawan Nanda Indira dalam kontestasi tersebut. Nanda Indira adalah istri dari Bupati Pesawaran saat ini, Dendi Ramadona. 

Nanda Indira telah mengumpulkan dukungan yang signifikan dari sejumlah partai politik. Partai-partai yang sudah mengumumkan dukungannya untuk Nanda meliputi Gerindra dengan 7 kursi, PDIP dan NasDem masing-masing dengan 6 kursi, PKB dengan 5 kursi, PAN dengan 4 kursi, serta PKS dengan 2 kursi. 

img_title Kriminolog: KPK Kembali Bertaring, 7 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Terjaring OTT

Dengan total 30 kursi, Nanda sudah memperoleh dukungan lebih dari setengah dari jumlah kursi DPRD Kabupaten Pesawaran, yang saat ini berjumlah 50 kursi.

Namun, persaingan belum sepenuhnya berakhir. Partai Golkar (4 kursi), Partai Demokrat (3 kursi), dan PPP (3 kursi) belum memutuskan dukungan mereka. 

img_title Tas 'Branded' Disita, Nanda Indira Diperiksa Kejati Lampung

Jika ketiga partai ini memutuskan untuk berkoalisi, mereka akan memiliki potensi untuk mendukung calon alternatif seperti Arisandi, yang bisa memberikan persaingan yang ketat untuk Nanda Indira.

Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Lampung, Candrawansah mengatakan jika melihat partai yang belum mumutuskan mendukung calon lain, maka masih mempunyai peluang apabila ketiga partai tersebut berkoalisi karena masih lebih dari 20 persen dukungan. 

"Kalau misalkan Arisandi yang akan diusung oleh ketiga partai tersebut, maka masih memungkinkan Nanda Indira mendapatkan lawan dan bisa head to head antara Nanda dan Aries," kata Candrawansah, kepada Lampung.viva.co.id, Minggu (18/8/2024).

Secara matematis, lanjutnya, Nanda Indira tampaknya unggul dengan dukungan partai yang solid. Namun, politik sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk strategi kampanye, pendanaan, dan kehadiran calon di masyarakat untuk memperkenalkan visi, misi dan program. 

"Meskipun Nanda Indira memiliki keuntungan sebagai istri bupati yang masih menjabat, tidak ada jaminan pasti dalam politik," tutur Chandrawansah.

Chandrawansah menjelaskan Nanda Indira pasti juga diuntungkan dengan status istri bupati yang masih menjabat. Akan tetapi, berdasarkan UU 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas undang-undang Nomor 1 Tahun 2015 

Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Menjadi Undang-Undang bahwa Bupati sebagai ASN dilarang untuk terlibat dan melibatkan diri kecuali cuti di luar tanggungan negara. 

Halaman Selanjutnya
img_title