BPJS Terputus, Entin Kartini Tak Sanggup Bayar Biaya Rawat Inap

Entin Kartini (68) warga Sukamulya
Sumber :
  • Nanang

Pringsewu, Lampung – Kisah pilu seorang nenek bernama Entin Kartini (68) warga Pekon Sukamulya Kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu Lampung.

img_title Gunung Anak Krakatau Erupsi 20 Kali, Abu Vulkanik Terjang Empat Kecamatan di Lampung Selatan

Nenek (68) itu masih terbaring di sebuah klinik di Kecamatan Sukoharjo kabupaten setempat.


Kesedihan itu pun muncul saat dirinya dibawa ke klinik karena sakit yang dideritanya untuk berobat.

img_title Klinik Kosasih Wellness Antasari Resmi Dibuka, Hadirkan Layanan Kesehatan 24 Jam di Bandar Lampung

Setibanya diklinik Entin Kartini dan keluarga merasa kaget karena BPJS yang di milikinya harus terputus.

"Niatnya berobat jalan ke klinik, setibanya di klinik tidak taunya BPJS nya sudah mati. Karena tidak ada biaya langsung mau pulang tapi oleh pihal klinik disuruh rawat inap sambil nunggu BPJS aktif," ucap Entin Kartini, Selasa (18/08/2026).

img_title Polemik BPJS, Ketua Komisi lV Minta Pemkab Terbuka Atas Kegaduhan

Entin yang menderita sakit infeksi pencernaan harus memikirkan biaya pengobatan untuk kesembuhan sakit yang dialaminya.

"Saya tidak punya biaya untuk membayar klinik apabila harus dirawat. Untuk makan sehari hari saja masih bingung. Ini harus bayar biaya klinik," keluhnya.

Menurutnya, ia dibawa keklinik kemarin sore dan sudah satu malam dirawat diklinik sambil nunggu BPJS aktif.

"Kalau BPJS tidak aktif terpaksa harus pulang daripada harus nangung biaya yang lebih besar," tutupnya. (*)