Pasar Murah di Polsek Kalianda Diserbu Warga
- Foto dokumentasi istimewa (Dji)
Lampung – Halaman Polsek Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa pagi, 10 Maret 2026, tampak lebih ramai dari biasanya.
Puluhan warga berdatangan sejak pagi untuk membeli beras, minyak goreng, gula, hingga telur yang dijual lebih murah dalam kegiatan pasar murah yang digelar Satgas Ketahanan Pangan Polres Lampung Selatan bersama pemerintah daerah dan sejumlah pemangku kepentingan.
Kegiatan yang berlangsung selama bulan Ramadan ini menjadi salah satu upaya pemerintah dan kepolisian menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri mengatakan pasar murah tersebut merupakan bagian dari langkah Satgas Ketahanan Pangan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat tetap aman serta harga tetap terkendali.
“Melalui Satgas Ketahanan Pangan, kami bersama pemerintah daerah dan stakeholder terkait berupaya menjaga ketersediaan bahan pokok sekaligus memastikan harga tetap stabil, khususnya selama bulan Ramadan ketika kebutuhan masyarakat meningkat,” kata Toni Kasmiri.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat agar kebutuhan pokok dapat diperoleh dengan harga yang lebih terjangkau.
Selain menyediakan bahan pokok dengan harga murah, kepolisian juga melakukan pengawasan terhadap distribusi pangan agar tidak terjadi penimbunan maupun praktik permainan harga di pasaran.
“Selain itu, kami juga melakukan pengawasan distribusi pangan agar tidak terjadi penimbunan ataupun permainan harga di pasaran,” ujarnya.
Dalam pasar murah tersebut, sejumlah komoditas dijual dengan harga di bawah harga pasar. Telur dijual Rp26 ribu per kilogram, minyak goreng merek Minyakita Rp15 ribu per liter, gula pasir Maniskita Rp16 ribu per kilogram, serta beras SPHP Rp55 ribu per kemasan lima kilogram.
Selain bahan pokok utama, masyarakat juga dapat membeli berbagai sayur-mayur seperti cabai, bawang, wortel, dan sejumlah komoditas lain yang turut disediakan dalam kegiatan tersebut.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Selatan Eka Riantinawati mengatakan Gerakan Pangan Murah tersebut merupakan program yang secara rutin dilaksanakan, terutama pada momentum Ramadan.
“Memang kegiatan ini sudah rutin dilaksanakan, apalagi di bulan Ramadan. Kami dari OPD terkait berupaya menekan harga melalui Gerakan Pangan Murah. Harapannya harga kebutuhan pokok bisa dijangkau masyarakat dan inflasi dapat kita kendalikan,” ujar Eka.
Menurut dia, dipilihnya Polsek Kalianda sebagai lokasi kegiatan merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian yang sama-sama tergabung dalam Satgas Pangan.
“Kami berharap masyarakat bisa merasa lebih dekat dengan kepolisian. Jadi datang ke Polsek bukan hanya ketika ada masalah, tetapi juga saat ada kegiatan pelayanan seperti ini,” katanya.
Pasar murah tersebut mendapat sambutan antusias dari warga. Sejak pagi, masyarakat terlihat memadati lokasi untuk membeli kebutuhan pokok.
Salah seorang warga, Umyani, mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut karena harga bahan pokok yang dijual lebih murah dibandingkan di pasar.
“Iya senang saya, soalnya kalau di pasar biasanya masih lebih mahal sekitar dua ribu rupiah. Lumayan bisa hemat,” ujarnya setelah membeli beras, minyak goreng, dan telur.
Ia berharap kegiatan serupa dapat digelar lebih sering agar masyarakat dapat lebih mudah memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kegiatan pasar murah dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan berakhir pada pukul 10.00 WIB setelah sebagian besar komoditas yang disediakan habis dibeli masyarakat.
Kegiatan ini turut dipantau oleh Staf Ahli Bupati Lampung Selatan Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kemasyarakatan Yanny Munawarty, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lampung Selatan Eka Riantinawati, serta KBO Sat Reskrim Polres Lampung Selatan Iptu Rudi Yuwono. (*)