Pasca Viral, Bupati Pangandaran meminta Agar Guru PNS Yang Mengaku Diperas Kembali Mengajar.

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata
Sumber :
  • HumasPangandarangoid

VIVA Lampung, Nasional – Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengomentari kontroversi baru-baru ini seputar seorang guru ASN (Pegawai Negeri Sipil) yang mengaku telah diperas selama pelatihan (Latsar) pada tahun 2021, yang menyebabkan pengunduran diri guru berikutnya. Jeje mengaku belum bisa berkomentar banyak terkait pengunduran diri guru tersebut karena belum menerima surat pengunduran diri dari yang bersangkutan.

Shalat Idul Fitri 2025 di Masjid Nurul Faidzin, Bupati Tanggamus Harapkan Pembangunan Daerah Dimulai dari Masjid

"Belum bisa ngomong, surat pengunduran dirinya juga belum sampai juga ke meja saya," kata Jeje.

Jeje berencana mengundang gurunya, bernama Husein, untuk membicarakan situasi dan mengklarifikasi dugaan pungli. Dia berharap untuk menyelesaikan masalah ini dan memastikan bahwa tidak ada pemerasan yang terlibat. Dia juga mencatat bahwa situasi tersebut dapat menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah.

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Larang ASN Mudik Pakai Kendaraan Dinas, Sanksi Tegas Menanti!

Jeje menyatakan niatnya untuk kembali mengajak Husein mengajar di Pangandaran, mengingat wilayah tersebut masih membutuhkan lebih banyak guru. Dia mengakui kecerdasan dan keterampilan Husein, menyatakan bahwa pemerintah membutuhkan guru yang cerdas. Jeje menekankan perlunya menyelesaikan masalah ini secara damai dan strategis, daripada menggunakan amarah atau emosi negatif lainnya.

"Kalau lihat kang Husein ini kan dia pinter, kami butuh guru pintar. Saya sudah telepon langsung yang bersangkutan berjanji akan hadir. Nanti kita tunggu dan diajak ngobrol," sambungnya.

Apel Bulanan Pemkab Pesawaran, Bupati Dendi Ramadhona Ingatkan Disiplin dan Kepatuhan Regulasi

Secara keseluruhan, komentar Jeje menunjukkan kesediaannya untuk mengatasi masalah tersebut dan harapannya untuk menyelesaikannya secara positif bagi semua pihak yang terlibat. 

"Jadi nanti duduk bersama ngobrol dan selesaikan karena ini menyangkut hal prinsip dan strategis," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title