Joget di Jalan Tol Demi 'Aura Farming', Tiga Pemuda di Lampung Ditilang

Kolase tangkapan layar video viral dan permintaan maaf
Sumber :
  • Foto Dokumentasi Riduan

Lampung – Tren tarian viral "Aura Farming" yang semestinya menjadi bentuk ekspresi seni mendunia justru disalahartikan oleh sejumlah pemuda di Lampung. 

img_title Manfaatkan Rumah Kosong Ditinggal Berobat, Pembobol Rumah di Tulang Bawang Digulung Tekab 308

 

Bukannya menari di atas perahu seperti dalam video aslinya, mereka malah beraksi di atas mobil yang melaju di jalan tol.

img_title Polri Untuk Masyarakat Di HUT Bhayangkara 80

Penilangan yang dilakukan

Photo :
  • Foto Dokumentasi Riduan

 

img_title Safari di Lampung, Presiden Ke-7 RI Joko Widodo Dianugerahi Gelar Adat 'Baginda Pemuka Bangsa'

Aksi nekat itu terjadi di ruas Tol Trans Sumatera KM 58 Bakauheni–Terbanggi Besar pada Minggu pagi, 13 Juli 2025. 

 

Dalam video yang beredar luas di media sosial, tampak seorang pemuda berdiri dan berjoget di atas mobil sembari mengikuti gerakan khas “Aura Farming”, lengkap dengan latar lagu “Young Black & Rich” yang tengah populer di TikTok.

 

Alih-alih menghibur, aksi itu justru dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya. Polisi pun bergerak cepat.

 

Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Lampung berhasil mengamankan tiga orang yang terlibat, masing-masing Ari Nafima sebagai ketua komunitas, Nuriansyah selaku penari di atas mobil, dan Arka, pemilik kendaraan.

Kasat PJR Ditlantas Polda Lampung, AKBP Indra Gilang Kusuma

Photo :
  • Foto Dokumentasi Riduan

 

Kasat PJR Ditlantas Polda Lampung, AKBP Indra Gilang Kusuma, mengatakan bahwa aksi tersebut jelas melanggar hukum. 

 

Ketiganya dijerat Pasal 283 Undang-Undang Lalu Lintas dengan ancaman hukuman kurungan maksimal tiga bulan atau denda paling banyak Rp750 ribu.

 

"Mereka sudah kami beri sanksi tilang dan diwajibkan membuat video permintaan maaf. Ini peringatan keras agar tidak meniru aksi membahayakan seperti ini demi konten media sosial," tegas Indra Gilang, Selasa (15/7/2025).

 

Ia juga menambahkan, saat ini Operasi Patuh sedang digelar, dengan salah satu prioritas penindakan terhadap pengemudi yang melakukan aksi berbahaya di jalan raya.

 

Sementara itu, dalam video permintaan maaf yang direkam usai penindakan, ketiga pemuda mengaku menyesal dan meminta masyarakat tidak meniru aksi mereka. (*)