Bupati Tanggamus Salurkan 49 Hewan Kurban, Termasuk Bantuan Sapi dari Presiden Prabowo
- Istimewa
Tanggamus, Lampung – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025, Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi secara resmi menyerahkan hewan kurban kepada pengurus Masjid Agung Nurul Faizin, Kota Agung, pada Kamis (5/6/2025).
Penyerahan ini mencakup total 49 hewan kurban, terdiri dari 6 ekor sapi dan 43 ekor kambing, yang akan disalurkan kepada masyarakat kurang mampu di berbagai wilayah Kabupaten Tanggamus.
Salah satu hewan kurban yang menjadi sorotan adalah seekor sapi jenis simmental bantuan dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
Sapi tersebut diserahkan langsung kepada pengurus Masjid Agung Nurul Faizin dan akan menjadi bagian dari rangkaian Festival Takbir Idul Adha di Islamic Center.
Selain dari Presiden, hewan kurban juga berasal dari Bupati, jajaran pejabat Pemkab Tanggamus, ASN, hingga Forum Camat yang menitipkan kurban melalui pemerintah daerah.
"Untuk sapi, 1 ekor berasal dari Bapak Presiden, 1 dari saya pribadi, 1 dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Rano Alfath, serta 4 ekor lainnya dari Pemkab Tanggamus," ujar Bupati Saleh Asnawi.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa terima kasih atas partisipasi berbagai pihak dalam mendukung program kurban tahun ini. Ia menekankan pentingnya nilai sosial dalam pelaksanaan kurban, selain sebagai ibadah.
"Idul Adha bukan hanya ritual, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan kepedulian, solidaritas, dan empati terhadap sesama," kata Saleh.
Untuk distribusi, hewan kurban akan disalurkan ke beberapa lokasi yakni 5 ekor untuk Masjid At-Taubah di lingkungan Pemda, 16 ekor untuk Masjid Agung Nurul Faizin, 22 ekor untuk pekon-pekon prioritas penanganan stunting di Tanggamus.
Bupati juga mengutip QS Al-Hajj ayat 28 sebagai pengingat bahwa esensi kurban adalah ketakwaan dan ketulusan, bukan sekadar penyembelihan.
"Yang sampai kepada Allah bukanlah daging dan darahnya, melainkan ketakwaan dari orang yang berkurban," tegasnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan semangat kurban sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, demi membangun Tanggamus yang lebih peduli dan berdaya.
"Mari terus berkarya dan berkontribusi untuk daerah yang kita cintai ini. Semoga seluruh amal dan niat baik kita diterima oleh Allah SWT," tutupnya.