Sapi Kurban Lepas dan Berlari di Jalan Protokol Bandar Lampung, Warga Sempat Heboh

Sapi kurban lepas ke jalan protokol di Bandar Lampung
Sumber :
  • Istimewa

Bandar Lampung, Lampung – Seekor sapi kurban yang diduga mengalami stres mendadak lepas dan berlari ke jalan protokol di Kota Bandar Lampung, Jumat (6/6/2025) malam. Insiden tersebut terjadi di Jalan RA Kartini, Tanjung Karang Pusat, dan sempat membuat heboh warga serta pengguna jalan yang melintas di lokasi.

img_title Diduga Rem Blong di Turunan Podosari, Truk Fuso Seruduk 4 Kendaraan di Pringsewu, Dua Pelajar SMP Tewas

Dalam video amatir yang direkam warga, terlihat sapi berlari liar di tengah lalu lintas. Meskipun sempat menimbulkan kepanikan, beruntung tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.

Sapi berbobot sekitar 300 kilogram itu berhasil ditangkap kembali setelah kabur sejauh dua kilometer dari lokasi awal. 

img_title Kabur dari Bakauheni Hingga Sembunyi di Loteng Sekolah, Pembawa Senapan AR-15 Diringkus Polres Lampung Selatan

Hewan tersebut merupakan sapi kurban milik warga yang diserahkan ke panitia Masjid Al Muawanah untuk disembelih pada Hari Raya Iduladha.

Supardi, panitia hewan kurban Masjid Al Muawanah, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat sapi hendak diturunkan dari mobil pikap pengangkut. 

img_title Bukan Tahanan Kabur, Tekab 308 Polres Lampung Selatan Ringkus Pria Bersembunyi di Loteng Sekolah Beserta Senpi AR-15

Namun karena tali pengikat tidak cukup kuat dan sapi diduga stres akibat perjalanan, hewan tersebut mengamuk dan melarikan diri ke jalan raya.

"Saat mau diturunkan dari pikap, talinya putus. Mungkin karena stres, sapi itu langsung lari ke arah jalan," ujar Supardi.

Setelah melalui pengejaran oleh warga dan panitia, sapi akhirnya berhasil diamankan dan dikembalikan ke lokasi penyembelihan.

Panitia memastikan bahwa kejadian ini tidak mengganggu pelaksanaan kurban secara keseluruhan, dan penyembelihan tetap berlangsung sesuai jadwal. 

Warga diminta tetap waspada dalam menangani hewan kurban, terutama saat proses pengangkutan dan penurunan dari kendaraan. (*)