Mulai 17 November 2024, Diskon Tarif Tol Terbanggi Besar - Kayu Agung Sebesar 15 Persen

Antrean kendaraan di Gerbang tol Kayu Agung.
Sumber :
  • Dok Hutama Karya

Bandar Lampung, Lampung – Setelah memberlakukan diskon atas tarif baru Jalan Tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung (Terpeka) selama satu bulan terakhir, PT Hutama Karya (Persero) menginformasikan bahwa diskon tarif tol sebesar 30 persen akan segera berakhir pada Minggu, 17 November 2024 tepatnya pukul 22.00 WIB. 

Hutama Karya Catat Peningkatan Trafik JTTS hingga 109,65 Persen pada H-3 Lebaran

Selanjutnya, akan diberlakukan diskon lanjutan sebesar 15 persen untuk periode 1 (satu) bulan kedepan, hingga 17 Desember 2024 pukul 21.59 WIB. 

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim mengatakan  bahwa setelah diskon 15 persen ini selesai, maka tarif baru Tol Terpeka akan berlaku sepenuhnya. 

Tol Terpeka Ditutup Sementara, Akademisi Soroti Risiko dan Manfaatnya

"Diskon tarif ini hanya berlaku bagi pengguna jalan tol yang melakukan pembayaran menggunakan Kartu Uang Elektronik dengan saldo yang mencukupi. Jika saldo pengguna jalan tol tidak cukup, dan terpaksa harus mengisi di jalur kurang saldo, maka pengguna jalan tol tidak berhak mendapatkan diskon," tutur Adjib. 

Besaran diskon tarif 15 persen Tol Terpeka.

Photo :
  • Dok Hutama Karya

H-7 Tahun Baru 2026: Arus Penyeberangan Jawa–Sumatera Meningkat, ASDP Beri Diskon 15 Persen

Pemberlakuan diskon tarif ini dilakukan sebagai langkah pendampingan penyesuaian tarif tol sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No.2420/KPTS/M/2024, serta sejalan dengan ketentuan Pasal 48 Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Jalan. 

Besaran diskon tarif 15 persen Tol Terpeka.

Photo :
  • Dok Hutama Karya

"Ini adalah penyesuaian tarif pertama sejak jalan tol ini mulai beroperasi pada tahun 2020, sementara volume trafik kendaraan dan biaya perawatan terus meningkat. Diskon tarif ini diterapkan sebagai upaya mempermudah masyarakat bertransisi ke tarif baru,” tutup Adjib Al Hakim, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.(*)