Teriakan Ibu Kandung Saat Ditebas Golok Anaknya

Sumiati Adek Pelaku Pembacokan
Sumber :
  • Nanang

Lampung –Sumarni (46) korban pembacokan oleh anaknya itu berteriak minta tolong saat anaknya menebaskan golok ke bagian kepalanya.

img_title Proyek Mark Up dan Fiktif Bapenda Pringsewu, Penyidik Kejar Aliran Dana Korupsi

Karena ditegur oleh keponakannya, pelaku langsung melepaskan ibu kandungnya itu dengan darah terus bercucuran.

Korban pun langsung dievakuasi kerumah anaknya yang bersebelahan dengan rumah korban.

img_title Kejari Bongkar Modus Dua Tersangka Korupsi

Saat dievakuasi, darah segar terus bercucuran dilantai dan tanah. Pun juga, dirumah anaknya itu darah terus mengalir hingga membasahi kursi dan lantai. Nampak terlihat jejak kaki korban dilantai bersama darah.

Oleh anaknya dan warga, korban langsung dibawa kerumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

img_title Kejari Pringsewu Tetapkan 2 Tersangka Korupsi

Korban mengalami luka pada bagian kepala bagian belakang sebelah kiri, robek telinga kiri, robek di lengan atas sebelah kiri, luka sayat di leher depan, luka di pundak sebelah kanan, luka sayat di jari kiri.

Saat ini, kondisi korban sedang dalam perawatan medis untuk kesembuhan lukanya.

"Sudah siuman sekarang dan sudah bisa diajak ngobrol. Pas kejadian, ibu saya berteriak minta tolong," ucap Sumiati.

Diketahui, anak kandung korban pembacokan beberkan kronologis sebelum kakaknya tebas ibunya dengan golok dan warga pun takut masuk kerumah korban saat kejadian.

Sumiati, adik kandung pelaku pembacokan nampak terlihat sedih saat melihat kondisi ibunya alami luka luka bacok disekujur tubuh. 

Ia pun tak menyangka kakaknya itu tega melakukan pembacokan terhadap ibu kandungnya.

Sumiati yang rumahnya bersebelahan dengan rumah orang tuanya itu mengaku saat sebelum kejadian dirinya berada dirumah.

Namun, dirinya sempat bertanya kepada ibunya kalau ibu mau mengambil bantuan dari pemerintah. Dan, korban langsung bergegas mandi karena meminta tolong sama cucunya.

" Ibu saya mandi, setelah mandi ganti baju dan teriak teriak minta tolong. Kemudian, anak saya nyamperin dan minta tolong kepada pamannya untuk melepaskan neneknya," ucap Sumiati pada Kamis (06/06/24).

Kemudian, korban dilepas. Dan, anak saya mengambil neneknya dan dibawah kerumah. "Neneknya dilepas, dan langsung dibawa kerumah," jelasnya.

Senada di katakan Asmungi Kepala Dusun 004 RT 011 warga berdatangan namun tidak berani masuk ke lokasi karena belum ada petugas kepolisian.

Halaman Selanjutnya
img_title