Apa Benar Agroforestri Sudah Diterapkan Dengan Baik??

Tanaman Agroforestri di Lampung
Sumber :
  • Andhika Senatama

VIVA Lampung, OPINIAgroforestri merupakan sistem penggunaan lahan yang berisi kombinasi pepohanan, tumbuhan musiman, tumbuhan bawah, tanaman pertanian pada waktu yang sama. Penerapan sistem agroforestri harus melalui proses pemilihan jenis tanaman dan pola tanam. 

img_title Dukung Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, PLN UID Lampung Bantu Pengembangan Bank Sampah Emak.id

Proses pemilihan jenis dan pola tanam akan mempengaruhi keberhasilan agroforestri. Setiap tanaman memiliki karakteristik berbeda-beda, ada tanaman toleran dan intoleran.

Selain itu, penentuan pola tanam harus dilakukan sehingga tidak terjadi kesalahan saat penanam dilakukan. Semakin tua umur tegakan, maka luas dan kepadatan tajuk setiap pohon penyusun tegakan akan semakin meningkat.

img_title BMKG Deteksi 203 Hotspot di Lampung, Karang Taruna Desa Diminta Waspadai Karhutla

Indonesia masih belum mampu untuk memenuhi kebutuhan dan ketahanan pangan di dalam negeri secara mandiri. Hal tersebut dapat tercapai dengan penggunaan teknologi dan perluasan lahan pertanian. 

Ketahanan pangan memiliki empat faktor utama yaitu mengukur ketersediaan pasokan pangan yang mencukupi kebutuhan masyarakat (Ketersediaan), mengukur kemampuan masyarakat dalam memperoleh bahan pangan yang dibutuhkan (akses), menyangkut ukuran apakah masyarakat memiliki asupan nutrisi yang cukup dari pangan yang dikonsumsi (kegunaan) dan mengukur apakah masyarakat mampu mengakses pangan yang dibutuhkan setiap saat (kemudahan).

img_title Ubah Sampah Pasar Jadi Pupuk Organik, Langkah Muda Inspirasi Zakat Alam Diapresiasi Wagub Jihan

Namun, sering kali terjadi perubahan tata guna lahan dari lahan hutan menjadi lahan pertanian telah banyak menimbulkan berbagai macam permasalahan.

Perubahan lahan hutan dapat menyebabkan berbagai dampak negatif seperti terganggunya ekologi dan siklus hidrologi. Lebih parah lagi, pembukaan lahan tersebut menggunakan cara pembakaran yang memiliki efek negatif besar bagi lingkungan

Banyak oknum yang membuka lahan dengan cara membakarnya karena menganggap pembukaan lahan dengan cara tersebut lebih efektif dan murah. Setelah oknum menyulut api kebakaran, ia tinggal menunggu lahan terbuka melalui hasil pembakaran.

Kenapa sektor kehutanan dikaitkan dengan ketahanan pangan?

Berdasarkan Peraturan Presiden No.83 tahun 2006 tentang Dewan Ketahanan Pangan, Kementerian Kehutanan merupakan salah satu sektor yang ikut bertanggung jawab terhadap ketahanan pangan. Salah satu sektor kehutanan dapat memenuhi ketahanan pangan ialah agroforestri. 

Sejatinya, agroforestri merupakan pemanfaatan lahan secara maksimal termasuk pemanfaatan lahan diantara tegakan hutan untuk ditanam tanaman non kehutanan.

Halaman Selanjutnya
img_title