TNI-Polri di Lampung Tegaskan Tetap Solid Jaga Stabilitas
- Foto Dokumentasi Riduan
Lampung – Di tengah beredarnya isu mengenai hubungan TNI dan Polri di media sosial, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf memilih memperlihatkan pesan berbeda.
Bersama Wakapolda dan jajaran pejabat utama Polda Lampung, ia mendatangi Markas Komando Daerah Militer (Kodam) XXI/Radin Inten, Selasa, untuk memperkuat koordinasi sekaligus menegaskan soliditas kedua institusi.
Rombongan Polda Lampung disambut Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi beserta jajaran pejabat utama Kodam.
Pertemuan berlangsung tertutup dan diisi dengan pembahasan mengenai penguatan sinergi, evaluasi kerja sama yang telah berjalan, serta langkah-langkah kolaboratif dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan di Provinsi Lampung.
Kapolda Helfi mengatakan silaturahmi tersebut bukan agenda yang baru. Menurut dia, komunikasi antara Polda Lampung dan Kodam XXI/Radin Inten telah menjadi bagian dari mekanisme kerja kedua institusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan keamanan di daerah.
"Selama ini semua aktivitas dan kegiatan selalu kami komunikasikan dengan baik sesuai tingkatan masing-masing dalam rangka menyelesaikan persoalan yang ada di wilayah Lampung," kata Helfi.
Ia menilai komunikasi yang terbangun selama ini berkontribusi terhadap terjaganya stabilitas keamanan di Lampung. Situasi yang kondusif, kata dia, menjadi prasyarat agar aktivitas ekonomi masyarakat dan berbagai program pemerintah dapat berjalan tanpa gangguan.
Karena itu, Polda Lampung bersama TNI dan seluruh pemangku kepentingan akan terus memperkuat koordinasi untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan. Menurut Helfi, upaya mitigasi harus dilakukan secara bersama agar setiap persoalan dapat diselesaikan lebih cepat.
"Kami berkomitmen bersama TNI tetap solid menjaga keamanan wilayah bersama stakeholder dan dukungan masyarakat, sehingga ekonomi meningkat, masyarakat sejahtera, serta program pemerintah dapat berjalan dengan baik," ujarnya.
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan kunjungan tersebut merupakan silaturahmi rutin antarpimpinan daerah. Selain mempererat hubungan kelembagaan, pertemuan juga menjadi ruang untuk menyamakan persepsi, terlebih karena terdapat sejumlah pejabat baru di lingkungan Kodam maupun Polda Lampung.
Menurut Kristomei, TNI memiliki mandat membantu pemerintah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004. Dalam pelaksanaannya, dukungan kepada kepolisian menjadi bagian dari kerja sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.