BI Lampung Bekali Jurnalis Memahami Isu Ekonomi
- Foto dokumentasi istimewa
Lampung – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung menggelar Capacity Building bagi mitra media di Aula Grand Elty Krakatoa Resort, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat, 10 Juli 2026.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi jurnalis dalam menyusun berita ekonomi yang akurat, informatif, dan mudah dipahami masyarakat.
Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung, Achmad P. Subarkah, mengatakan media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi ekonomi kepada publik.
Menurut dia, berbagai istilah dan kebijakan ekonomi yang bersifat teknis perlu diterjemahkan ke dalam bahasa yang lebih sederhana agar dapat dipahami masyarakat.
"Media merupakan mitra sekaligus perpanjangan tangan Bank Indonesia dalam memberikan informasi kepada masyarakat dengan gaya bahasa yang khas dan mudah dipahami. Sementara bahasa ekonomi sendiri cenderung bersifat teknis, sehingga peran media sangat penting untuk menjelaskannya kepada masyarakat," kata Achmad.
Ia mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya BI Lampung untuk memperkuat pemahaman insan pers mengenai kaidah penulisan berita ekonomi.
Selain itu, pelatihan juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan teknis jurnalis dalam mengemas berbagai isu ekonomi secara tepat dan mudah dipahami.
Menurut Achmad, kegiatan itu juga menjadi ruang diskusi antara Bank Indonesia dan media. Melalui forum tersebut, insan pers dapat memberikan masukan mengenai penyampaian informasi ekonomi sekaligus memperkaya pemahaman terhadap berbagai isu yang berkembang.
"Melalui kegiatan ini kami berharap pemahaman mitra media terhadap pemberitaan ekonomi semakin baik, keterampilan teknis penulisan meningkat, serta mampu memberikan informasi yang berkualitas kepada masyarakat," ujarnya.
Achmad menambahkan, sinergi antara BI Lampung dan media perlu terus diperkuat agar penyampaian informasi mengenai kebijakan maupun perkembangan ekonomi dapat diterima masyarakat secara utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Ia berharap pelatihan tersebut dapat menjadi bekal bagi jurnalis dalam menghasilkan pemberitaan ekonomi yang akurat, berimbang, dan mudah dipahami.
"Kami berharap kegiatan ini menambah ilmu bagi rekan-rekan media sehingga kualitas pemberitaan ekonomi di Lampung semakin baik," kata Achmad. (*)