Kapolsek Penengahan Tegas: Stop Perang Sarung dan Petasan Selama Ramadan!

Kapolsek Penengahan imbau stop perang sarung dan petasan.
Sumber :
  • Istimewa

Lampung Selatan, Lampung – - Kapolsek Penengahan, Iptu Donal Afriansyah, mengeluarkan imbauan keras kepada anak-anak dan remaja di wilayah hukumnya untuk tidak melakukan aksi perang sarung serta bermain petasan selama bulan suci Ramadan

img_title Disdikbud Bandar Lampung Rampungkan Pemetaan Siswa, Tegaskan Sekolah Negeri Gratis Tanpa Pungutan

Langkah ini diambil guna mencegah terjadinya keributan dan menjaga kekhusyukan umat Muslim dalam beribadah.

Kapolsek menekankan bahwa kegiatan seperti perang sarung bukan lagi sekadar permainan, melainkan aktivitas yang berpotensi memicu tawuran dan gangguan keamanan yang serius. 

img_title Terobosan Disdikbud Lampung: Kirim Anak Pulau Tabuan dan Way Kanan Belajar di Sekolah Favorit Bandar Lampung

Selain itu, penggunaan petasan juga dilarang karena membahayakan keselamatan serta mengganggu ketenangan lingkungan.

"Jadikanlah Ramadan tahun ini lebih bermakna. Kami mengimbau anak-anak dan remaja untuk tidak melakukan perang sarung atau kegiatan yang memicu keributan. Perbanyaklah tadarus dan perkuat ibadah," ujar Iptu Donal Afriansyah.

img_title Dua Hari Dicari, Remaja yang Tenggelam Saat Tolong Temannya di Way Sekampung Ditemukan Tewas

Ia juga meminta peran aktif orang tua untuk mengawasi aktivitas anak-anak, khususnya pada malam hari. Selain itu, anak dan remaja diingatkan agar tidak bermain petasan, serta para pedagang diminta tidak menjual petasan demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Khususnya bagi anak dan remaja, lakukan hal-hal positif selama bulan suci ini. Perbanyak tadarus dan perkuat ibadah, jangan melakukan kegiatan yang memicu keributan,” tambahnya.

Melalui imbauan ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga pelaksanaan ibadah Ramadan dapat berlangsung dengan khusyuk, aman, dan nyaman. (Dji)