Warga Hanyut di Sungai Desa Ruguk, Personel Polairud Polres Lampung Selatan Terjunkan Tim Pencari
- Lampung.viva
Lampung Selatan, Lampung – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polres Lampung Selatan melakukan operasi pencarian intensif terhadap seorang warga yang dilaporkan hanyut di aliran sungai Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang, Rabu (18/2/2026).
Operasi pencarian dipimpin langsung oleh Kanit Patroli Polairud dengan menyisir area bantaran sungai serta titik-titik koordinat yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat.
Petugas melakukan penyisiran secara hati-hati mengingat kondisi arus sungai yang fluktuatif akibat cuaca ekstrem.
Kasat Polairud Polres Lampung Selatan, Iptu Panpan Hermayadi, menegaskan bahwa aksi ini merupakan respons cepat Polri dalam menangani kedaruratan di wilayah perairan.
"Kami melakukan upaya maksimal dengan berkoordinasi bersama unsur terkait dan masyarakat. Personel di lapangan juga mengumpulkan keterangan saksi untuk menentukan pola pencarian yang lebih efektif," ujar Iptu Panpan.
Ia menambahkan, selain melakukan penyisiran sungai, petugas juga mengumpulkan keterangan dari warga sekitar guna menentukan pola pencarian yang lebih efektif. Langkah ini penting agar proses evakuasi dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian turut mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat musim hujan yang berpotensi menyebabkan debit air meningkat dan arus menjadi lebih deras.
Warga juga diminta segera melapor kepada aparat apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban atau terjadi kondisi darurat lainnya di wilayah perairan.
"Kami berharap kerja sama masyarakat dapat membantu mempercepat proses pencarian. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama, sehingga warga diimbau tidak melakukan pencarian sendiri tanpa pengawasan petugas," ucap Panpan.
Kegiatan pencarian berlangsung dengan pengamanan dan pengawasan ketat dari personel di lapangan.
Kehadiran aparat kepolisian diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi keluarga korban serta masyarakat sekitar, sekaligus memastikan seluruh prosedur penanganan darurat berjalan sesuai standar keselamatan. (*)