Kawanan Gajah Liar Masuk Perkebunan Warga di Lampung Timur, Diusir dengan Kembang Api

Kawanan gajah di Way Kambas, Lampung Timur diusir dengan petasan.
Sumber :
  • Lampung.viva

Lampung Timur, Lampung – Suasana mendadak mencekam di Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, ketika sejumlah gajah liar tiba-tiba muncul dan memasuki area perkebunan milik warga. Peristiwa ini sontak membuat panik warga sekitar, dan videonya kini viral di media sosial.

img_title Wapres Gibran Naik Getek Seberangi Sungai Way Bungur, Targetkan Jembatan Rampung Akhir Juli 2026

Dalam rekaman video yang beredar, tampak kawanan gajah berukuran besar berjalan santai melewati kebun milik warga. Kehadiran hewan bertubuh besar ini menyebabkan kerusakan pada sejumlah tanaman yang mereka lalui.

Warga yang menyaksikan kejadian tersebut bereaksi beragam. Sebagian panik, sementara lainnya berusaha mengusir kawanan gajah dengan menyalakan petasan dan melemparkan benda-benda ke arah gajah. Beruntung, upaya tersebut berhasil. Kawanan gajah akhirnya menjauh dan meninggalkan kawasan permukiman.

img_title Pura-Pura Jadi Pembeli Sah, Dua Pencuri Alpukat Digulung Tekab 308 Polsek Way Jepara

Kepala Humas Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung Timur, Sukatmoko, membenarkan insiden tersebut. “Ya, benar. Kejadian itu terjadi dua hari lalu, tepatnya pada Rabu, 3 Juli 2025,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (4/7/2025).

Sukatmoko memastikan tidak ada korban dalam kejadian tersebut, meskipun sempat memicu kepanikan di kalangan warga. “Tidak ada korban jiwa,” tambahnya.

img_title Pelaku Penembakan Tetangga Soal Undangan di Lampung Timur Menyerahkan Diri, Polisi Sita Senpi Rakitan

Ia juga menjelaskan bahwa kemunculan gajah liar di wilayah permukiman warga bukan kali pertama terjadi. Namun, kali ini cukup mengkhawatirkan karena kawanan tersebut terpantau masuk hingga sejauh 2 kilometer dari batas kawasan hutan.

“Sudah beberapa kali terjadi. Tapi kejadian kali ini gajah sampai cukup jauh dari kawasan hutan, bahkan sempat ditahan oleh warga,” jelas Sukatmoko.

Pihak TNWK mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika kembali menemukan jejak atau kehadiran satwa liar di wilayah permukiman.(Putra)