Dua Bulan Berlalu, Misteri Pembunuhan Kakak Beradik di Pesisir Barat Belum Terungkap

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Isawandari Yuyun.
Sumber :
  • Lampung.viva

Bandar Lampung, Lampung – Dua bulan setelah tragedi memilukan yang menimpa dua bocah kakak beradik di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, pihak kepolisian masih terus berupaya mengungkap pelaku pembunuhan sadis tersebut. 

img_title Polres Lampung Timur Ringkus Dua Pelaku Pembunuhan Fotografer di Sekampung, Satu Ditembak

Hingga kini, belum ada titik terang mengenai siapa dalang di balik kejadian tragis yang menghilangkan nyawa dua anak tak berdosa.

Kedua korban, Arjuna Tauladan (8) dan adik perempuannya, Kholifah Khoirunisa (4), ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan pada Kamis, 15 Mei 2025, di semak belukar area perkebunan durian di Desa Batu Raja, Kecamatan Pesisir Utara.

img_title Misteri Kematian Fotografer di Lampung Timur Mengarah ke Pembunuhan, Perhiasan Ratusan Gram dan Mobil Diduga Digasak

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menyampaikan bahwa Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung kembali turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan lanjutan.

"Tim kembali mendatangi lokasi guna mencari petunjuk tambahan dan memperkuat bukti. Sebelumnya sudah ada 24 saksi yang dimintai keterangan, saat ini jumlahnya bertambah menjadi 26 orang," ujar Kombes Yuni saat ditemui di Polda Lampung, Rabu (17/7/2025).

img_title Misteri Kematian Fotografer asal Sekampung, Isnan Ditemukan Tak Bernyawa: Mobil Xpander dan Emas Raib

Diketahui, kedua bocah berpamitan kepada orang tuanya untuk mencari durian di kebun. Namun hingga sore hari mereka tidak kunjung pulang. 

Pencarian dilakukan oleh keluarga dan warga, hingga akhirnya mereka ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, saling berpelukan, dengan luka-luka parah akibat sabetan senjata tajam dan pukulan benda tumpul.

Polisi sempat mencurigai keterangan salah satu saksi berinisial ES, seorang remaja laki-laki berusia 18 tahun yang tinggal tak jauh dari rumah korban. ES diketahui memberikan keterangan yang berubah-ubah saat diperiksa oleh penyidik.

Hingga saat ini, kepolisian terus menggali informasi guna mengungkap pelaku dan motif pembunuhan keji tersebut. Polda Lampung memastikan penyelidikan kasus ini menjadi prioritas, mengingat keprihatinan publik yang begitu besar terhadap peristiwa tragis ini.(*)