Tak Sekadar Kerja, Tapi Amanah: Pesan Moral untuk Karyawan PTPN I Regional 7
- Foto dokumentasi istimewa
Bengkulu – Sebanyak 178 karyawan PTPN I Regional 7 Kebun Ketahun mengikuti prosesi penguatan visi dan motivasi kerja dalam program Short Refreshment SDM, Selasa malam (26/5/2025).
Digelar di lapangan terbuka di kompleks kebun karet, acara ini dirancang kontemplatif dan intim—ditemani cahaya api unggun dan suara malam yang bersahutan.
Region Head PTPN I Regional 7, Tuhu Bangun, tampil sebagai penyampai orasi utama dalam sesi “Renungan Malam”.
Ia mengetuk pintu hati para karyawan dengan pesan moral dan spiritual yang menggugah, mengajak untuk bercermin pada nilai-nilai kejujuran dan amanah dalam bekerja.
“Apakah kita sudah meneladani hidup Rasulullah yang punya sifat Al-Amiin? Apakah kita sudah bersyukur dan berkontribusi untuk kemaslahatan bangsa? Mari kita bangun kepercayaan diri dan menjadi pribadi yang dapat dipercaya,” ucap Tuhu dengan intonasi tegas di tengah semilir malam.
Tuhu juga turun langsung menyapa sejumlah peserta yang terdiri dari jajaran pimpinan unit kerja hingga mandor sadap. Ia memberikan motivasi personal agar semangat dan tanggung jawab karyawan tetap terjaga di tengah dinamika pekerjaan.
Program penyegaran ini menjadi bagian dari strategi SDM PTPN I Regional 7 dalam menjaga soliditas dan produktivitas kerja.
Kepala Bagian Tanaman dan Aset, Yulianto, yang didapuk sebagai motivator oleh Board of Regional Management (BRM), menegaskan pentingnya keharmonisan suasana batin dalam menunjang performa kerja.
“Kompetensi tanpa suasana kerja yang harmonis tidak akan optimal. Kami ingin membangun tim yang solid, penuh kepercayaan dan saling mendukung. Ini pondasi untuk capai kinerja terbaik,” ujar Yulianto.
Peserta kegiatan meliputi Mandor, Krani, dan karyawan pelaksana dari berbagai bidang—tanaman, teknik, pengolahan, SDM, hingga keuangan.
Melalui pendekatan hati ke hati, program ini diharapkan mampu memunculkan prakarsa kreatif, perbaikan proses operasional, serta semangat baru dalam menyelesaikan masalah di lapangan.
SEVP Operation, Wiyoso, dalam sambutannya menekankan pentingnya manajemen waktu dalam dunia kerja perkebunan, khususnya industri karet, yang menuntut fleksibilitas tinggi.
“Manajemen waktu itu krusial. Waktu kerja bisa berubah, tapi kita harus tetap seimbang antara tuntutan kerja dan waktu untuk keluarga. Keseimbangan ini akan mendongkrak kualitas kerja dan hidup kita,” kata Wiyoso.