Meski Positif, Pengunjung Terjaring Razia di Lampung Dipulangkan?

Ilustrasi Tempat Hiburan Malam
Sumber :
  • iStockphoto

Ia sedang dalam masa pemulihan dari suatu penyakit dan mengonsumsi obat keras yang diresepkan dokter. 

Warung Remang-remang di Bandar Lampung Dirazia

Obat yang dikonsumsinya itulah yang menyebabkan hasil tes urine menunjukkan adanya kandungan zat tertentu yang mirip dengan narkoba.

“Dia dalam masa pemulihan dari penyakit dan mengonsumsi obat keras yang diresepkan dokter. Itu sebabnya hasil urinenya terdeteksi positif,” jelas sumber itu. 

Polisi Razia Balap Liar di Lampung

Informasi yang beredar juga menyebutkan bahwa jumlah uang yang diserahkan sebagai tebusan diduga mencapai lebih dari 20 juta rupiah.

Sementara itu, menanggapi kabar tersebut, Dirresnarkoba Polda Lampung, Kombes Pol Irfan Nurmansyah, memberikan klarifikasi terkait prosedur yang dilakukan dalam razia tersebut. 

Polres Lampung Selatan Gagalkan Pengiriman 2,5 Kilogram asal Malaysia Tujuan Jawa Timur

Ia menyatakan bahwa semua langkah yang diambil sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Hasil dari razia THM pada tanggal tersebut, 14 orang urinenya positif amphetamin dan methamphetamin. Berdasarkan perkembangan hasil assessment Tim Asesmen Terpadu (TAT), empat orang dirujuk untuk rawat inap selama dua bulan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ), sementara 10 orang lainnya menjalani rawat jalan di BNNP," ungkap Irfan saat dikonfirmasi awak media, Minggu (17/11/2024). 

Halaman Selanjutnya
img_title