UKM KSR PMI Unila Bersama Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Sosialisasikan Pencegahan Penyakit DBD

Sosialisasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD)
Sumber :
  • KSR PMI Unila

Bandarlampung, Lampung – Kegiatan pencegahan dan pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) dilakukan UKM KSR PMI Unila bersama Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, pada hari minggu (27/11/22). Bertempat di Graha Kemahasiswaan Universitas Lampung (Unila).

Kegiatan ini diikuti oleh civitas akademika Unila dan mahasiswa dari perguruan tinggi yang ada di kota Bandarlampung.

Turut hadir dalam kegiatan ini, yaitu delegasi dari SAR Medis Malahayati, KSR PMI Itera, KSR PMI UBL, KSR PMI Darmajaya, KSR PMI Poltekkes, serta delegasi dari organisasi mahasiswa yang ada di Unila.

Kegiatan ini diawali dengan penyuluhan pemberian pemahaman mengenai penyakit DBD oleh dr. Lusi Darmayanti, M.PH Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dinas kesehatan Provinsi Lampung. Menurutnya strategi menanggulangi penyakit DBD meliputi penguatan manajemen vektor, penguatan akses dan mutu, serta peningkatan partisipasi masyarakat.

Upaya preventif penanggulangan wabah DBD dapat dilakukan melalui pemberantasan sarang nyamuk dengan melakukan 3M Plus. Antara lain, dengan cara menguras dan membersihkan tempat yang menjadi tempat penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air, dan memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi sebagai tempat perkembangbiakan nyamuk demam berdarah dengue. Sedangkan untuk definisi plus nya dapat dilakukan dengan cara memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, gotong royong membersihkan lingkungan, memperbaiki saluran saluran air yang tidak lancar, menanam tanaman pengusir nyamuk.

Hasan Irham, selaku ketua KSR PMI Unila mengutarakan harapannya, kepada Universitas Lampung dan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung untuk bersama berkolaborasi dalam mencegah dan memberantas wabah DBD di Provinsi Lampung.

"KSR Unila akan teruskan sosialisasi ini ke seluruh civitas akademika Unila, hingga masyarakat luas". ungkapnya

Jika terdapat anggota keluarga atau orang terdekat yang mengalami gejala DBD berikut beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai upaya Pertolongan Awal Terhadap Penderita DBD Menurut Kemenkes RI, diantaranya :
   
1. Tirah baring (bedrest)
2. Perbanyak minum air minimal 2 liter per hari
3. Kompres hangat
4. Berikan obat pereda demam, jika demam tinggi
5. Jika dalam 2-3 hari gejala semakin memburuk seperti tampak lemas, muntah-muntah, mimisan, pendarahan gusi, dan sebagainya segeralah dibawa ke rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk ditangani lebih lanjut. (YZ/JU)

Mahasiswa KKN Unila Gelar Pawai Obor di Desa Braja Emas, Semarakkan Tahun Baru Islam 1446 H