Dorong Peningkatan Produksi Kopi dan Lada Lampung dengan Tumpang Sari

Gubernur Lampung bersama petani kopi
Sumber :
  • Foto Dokumentasi Istimewa

Menurut Arinal, intercropping kopi-lada merupakan salah satu solusi untuk memaksimalkan produksi dan produktivitas kebun. 

Rutan Kotabumi Dukung Program Ketahanan Pangan, Warga Binaan Bercocok Tanam Jadi Petani

"Dengan menanam lada di sela-sela tanaman kopi, petani dapat memanen dua komoditas sekaligus," jelasnya.

Arinal menambahkan, Pemprov Lampung telah melakukan berbagai upaya untuk mendukung program intercropping ini, seperti pembinaan petani, pengembangan benih lada sambung, dan pembangunan infrastruktur.

Lampung Timur dan Mesuji: Dua Daerah Penyumbang Inflasi Tertinggi di Lampung

"Kita juga telah meluncurkan program Kartu Petani Berjaya untuk membantu petani dalam mengakses modal dan pupuk," kata Arinal.

Gubernur Arinal berharap program-program ini dapat membantu petani kopi di Lampung untuk meningkatkan produksinya dan mencapai target produksi kopi sebesar 121.340 ton di tahun 2024.

Inflasi Lampung Sentuh 0,47 Persen pada Desember 2024

Sementara itu Ketua Kelompok 'Mitra Tani' Pekon Sinar Jaya, Sutisna, mengungkap rasa terima kasih atas dukungan dari Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

"Kami sangat senang, apa yang kami lakukan mendapat dukungan dari Gubernur Lampung," kata dia.

Halaman Selanjutnya
img_title