Hadapi Lonjakan Mudik, KAI Tanjungkarang Kerahkan 2.499 Personel
- Foto dokumentasi istimewa
Lampung – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang menyiagakan sebanyak 2.499 personel untuk memastikan operasional perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026 berjalan lancar, aman, dan tepat waktu.
Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel pasukan Angkutan Lebaran yang menjadi bagian dari langkah antisipasi menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode mudik dan arus balik Idulfitri.
Ribuan personel yang dikerahkan berasal dari berbagai unsur pekerjaan yang mendukung operasional kereta api, mulai dari pelayanan penumpang, pengoperasian perjalanan kereta, hingga perawatan prasarana dan pengamanan.
Pada sektor operasional perjalanan kereta api, KAI Divre IV menyiagakan 462 pegawai train crew yang bertugas langsung dalam perjalanan kereta.
Selain itu, terdapat 537 pegawai stasiun (non crew) yang melayani pelanggan di stasiun, termasuk memberikan informasi perjalanan, mengatur keberangkatan, serta membantu kelancaran arus penumpang.
Untuk menjaga keandalan prasarana, sebanyak 870 personel dari unit Jalan Rel dan Jembatan (JJ) disiagakan guna melakukan pemeriksaan serta perawatan jalur rel dan jembatan selama masa Angkutan Lebaran.
Sementara itu, 103 personel dari unit sinyal, telekomunikasi, dan listrik (Sintel) bertugas memastikan sistem persinyalan dan komunikasi perjalanan kereta api berfungsi dengan optimal.
Pengamanan di lingkungan stasiun dan area operasional juga diperkuat. KAI Divre IV Tanjungkarang menyiagakan 63 personel Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), 13 Bintara Pembina Polsuska, serta 251 petugas keamanan.
Jumlah personel pengamanan tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada Angkutan Lebaran 2025 tercatat sebanyak 300 personel pengamanan, sedangkan pada tahun ini jumlahnya menjadi 327 personel atau meningkat sekitar 9 persen.
Selain itu, KAI juga memperkuat pelayanan kepada pelanggan dengan menyiagakan 30 tenaga kesehatan serta 30 petugas customer service dan loket yang ditempatkan di sejumlah stasiun guna membantu layanan informasi maupun proses pembelian tiket.
Dari sisi keselamatan perjalanan, KAI Divre IV Tanjungkarang turut menambah petugas penjaga jalur lintas (PJL) ekstra di sejumlah perlintasan sebidang.
Pada Angkutan Lebaran 2026, sebanyak 140 petugas PJL ekstra disiagakan di 45 lokasi perlintasan, meningkat dibandingkan tahun 2025 yang menempatkan 123 petugas di 41 lokasi.
Masa Posko Angkutan Lebaran 2026 berlangsung selama 22 hari, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026. Selama periode tersebut, KAI akan mengoptimalkan pengawasan operasional perjalanan kereta api, pelayanan di stasiun, serta pengamanan di berbagai titik strategis.