Capaian 2025 dan Arah Pengembangan ITERA
- Foto Dokumentasi Riduan
Lulusan dan Serapan Dunia Kerja
Sejak meluluskan alumni pertamanya pada 2016, institusi pendidikan tinggi ini telah menghasilkan 11.961 lulusan bidang teknik dan sains.
Mayoritas alumni terserap di sektor swasta sebesar 71,3 persen, disusul sektor pemerintahan 20,7 persen, serta wirausaha 5,7 persen.
Komposisi tersebut menggambarkan kontribusi nyata kampus ini dalam menyediakan tenaga profesional bagi sektor industri, infrastruktur, energi, dan teknologi yang terus berkembang.
Prestasi Mahasiswa yang Konsisten
Di bidang kemahasiswaan, prestasi yang diraih menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, mahasiswa berhasil membawa pulang medali emas Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-38, sekaligus menempatkan perguruan tinggi ini di peringkat keenam nasional pada ajang tersebut di Makassar.
Prestasi lain juga dicatat melalui Juara I kategori Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan Iptek (PKM-PI), juara favorit PKM Gagasan Futuristik Tertulis, serta juara nasional Bakti Desa 2025 pada cabang inovasi pengabdian masyarakat.
Di luar akademik, mahasiswa turut mengharumkan nama kampus lewat medali emas pencak silat PON Beladiri 2025 dan prestasi pada Kontes Kapal Indonesia.
Riset, Inovasi, dan Kekayaan Intelektual
Pada sektor penelitian, capaian signifikan ditunjukkan dengan keberhasilan masuk Klaster Utama Perguruan Tinggi berdasarkan penilaian kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Hingga 2025, tercatat 1.133 publikasi terindeks Scopus dengan total 5.503 sitasi.
Produktivitas tersebut juga melahirkan 283 hak cipta, 32 paten granted, serta 107 paten terdaftar, menandai pergeseran riset dari orientasi publikasi menuju inovasi yang siap dihilirkan dan dimanfaatkan.
Inovasi Berkelanjutan dan Transformasi Digital
Sebagai kampus dengan konsep smart, friendly, and forest campus, berbagai inovasi berkelanjutan terus dikembangkan.
Di antaranya bus kampus berkonsep carbon capture transportation, pengelolaan limbah air wudhu melalui menara hidroponik, serta pengembangan padi lahan kering berbasis smart farming.
Perguruan tinggi ini juga menjadi yang pertama di Lampung menerapkan layanan ijazah digital, termasuk transkrip akademik dan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI), dengan standar keamanan tinggi dan kemudahan akses bagi lulusan.
Pengabdian Masyarakat dan Jejaring Global
Dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, lebih dari 15.000 mahasiswa telah diterjunkan melalui 13 periode Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke 664 desa di Lampung dan sejumlah daerah lain di Indonesia.