Lampung Bersiap Sambut Kapal Induk Pertama TNI AL
- Foto dokumentasi istimewa
Lampung – Lampung tengah dipersiapkan menjadi salah satu basis pendukung operasional kapal induk pertama milik TNI Angkatan Laut.
Sejumlah fasilitas pangkalan TNI AL di provinsi ini sedang ditingkatkan menjelang kedatangan kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Italia yang dijadwalkan tiba pada September 2026.
Peningkatan infrastruktur ditargetkan rampung pada akhir Agustus 2026. Pekerjaan mencakup penyempurnaan dermaga dan berbagai fasilitas pendukung agar mampu melayani kapal perang berukuran besar.
Komandan Brigade Infanteri 4 Marinir/BS, Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo
- Foto Dokumentasi Riduan
Komandan Brigade Infanteri 4 Marinir/BS, Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo, mengatakan pembangunan fasilitas pendukung masih berlangsung dan ditargetkan selesai sesuai jadwal.
"Fasilitas pendukung saat ini sedang ditingkatkan. Kami berharap seluruh pekerjaan dapat selesai sesuai target sehingga siap digunakan pada September nanti," kata Kanang usai kegiatan media gathering di Markas Brigif 4 Marinir/BS, Selasa, 21 Juli 2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, progres pembangunan telah memasuki tahap akhir. Dermaga yang sebelumnya melayani kapal-kapal perang TNI AL diperluas. Selain itu, jaringan listrik, pasokan air bersih, dan fasilitas penunjang lainnya juga ikut ditingkatkan.
Sementara itu, pemerintah juga menyiapkan proses alih teknologi sebagai bagian dari penerimaan kapal induk tersebut. Pada tahap awal, personel TNI Angkatan Laut akan memperoleh pendampingan dari tenaga ahli sebelum kapal dioperasikan secara penuh oleh Indonesia.
Kapal induk tidak akan beroperasi secara mandiri. Dalam pelaksanaannya, kapal tersebut akan menjadi bagian dari satu gugus tugas yang didukung sejumlah unsur armada lain, seperti kapal eskorta, kapal penyapu ranjau, hingga kapal cepat.
Di sisi lain, aktivitas wisata bahari di Kabupaten Pesawaran dipastikan tetap berjalan. Jalur pelayaran menuju Pulau Pahawang dan sejumlah destinasi wisata lain akan diatur agar tidak bersinggungan dengan kawasan pertahanan.
Kanang menegaskan Brigif 4 Marinir/BS hanya bertugas mendukung pengamanan wilayah di sekitar kawasan strategis tersebut. Adapun seluruh aspek teknis pengoperasian kapal merupakan kewenangan TNI Angkatan Laut.
"Kami hanya berbicara dari sisi pengamanan wilayah. Untuk teknis pengoperasian kapal maupun pengawaknya merupakan kewenangan TNI Angkatan Laut," ujarnya.
Kapal induk yang akan memperkuat armada TNI AL adalah Giuseppe Garibaldi (C551), kapal induk ringan bekas Angkatan Laut Italia.