Tersungkur Pertahankan Motor, Mutia Jadi Korban Perampokan Brutal di Tanjung Senang
- Foto dokumentasi istimewa
Lampung – Aksi perampokan bersenjata api terjadi di Jalan RA Basyid, Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung, Minggu pagi (13/7/2025).
Seorang wanita paruh baya bernama Mutia (45), penjual kue, menjadi korban dan mengalami luka parah di bagian kepala usai mencoba mempertahankan sepeda motornya dari tangan empat pelaku.
Korban saat dirawat di Rumah Sakit
- Foto dokumentasi istimewa
Kejadian ini terekam jelas dalam kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian. Terlihat empat pelaku menggunakan dua sepeda motor mendekati motor korban yang sedang terparkir di depan sebuah ruko penggilingan kopi bubuk.
Saat hendak digondol, korban memergoki aksi tersebut dan mencoba menghadang para pelaku.
Namun, salah satu pelaku diduga langsung mengeluarkan senjata api dan menodongkan ke arah korban.
Meski di bawah ancaman, Mutia tetap berusaha mempertahankan kendaraannya. Adu dorong pun tak terelakkan hingga korban terjatuh keras ke aspal dan kehilangan kesadaran.
"Saya lihat ibu itu sudah jatuh, lalu salah satu pelaku sempat melepaskan tembakan ke udara," ujar Ujang (65), warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut.
Korban langsung dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi luka di bagian kepala dan hingga kini masih dalam perawatan intensif. Selain luka fisik, korban juga disebut mengalami trauma mendalam.
Kapolsek Tanjung Senang, Iptu Chaidir Jamim
- Foto Dokumentasi Riduan
Kapolsek Tanjung Senang, Iptu Chaidir Jamim, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa insiden itu merupakan kasus perampokan, bukan pembegalan.
"Kami mengklarifikasi bahwa ini bukan pembegalan. Korban mengalami luka bukan karena dianiaya pelaku, tapi karena terjatuh dan membentur aspal," jelasnya.
Polisi kini telah mengantongi rekaman CCTV dan tengah memburu keempat pelaku yang berhasil kabur membawa sepeda motor korban.
Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan menghimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera melapor jika memiliki informasi terkait keberadaan para pelaku. (*)