UBL Cetak Sejarah Baru, Lahirkan Doktor Perdana Lewat Riset Strategis Perguruan Tinggi

Universitas Bandar Lampung gelar sidang promosi Doktor Pertama.
Sumber :
  • Istimewa

Bandar Lampung, Lampung – Universitas Bandar Lampung (UBL) mencatat tonggak baru dalam perjalanan akademiknya dengan menyelenggarakan Ujian Terbuka Promosi Doktor perdana, Selasa, 11 Agustus 2026. 

img_title PTM Kembali Digelar, 300 Ribu Siswa dan Guru di Lampung Serentak Salat Istisqa Hadapi Dampak Abu Krakatau

Momentum ini menandai semakin berkembangnya pendidikan doktoral, riset, dan ekosistem akademik di lingkungan UBL.

Promovendus dalam ujian terbuka tersebut adalah Irsan Aras, mahasiswa Program Studi Doktor Manajemen Program Pascasarjana UBL. 

img_title Gelar Doktor Ilmu Pengembangan Masyarakat, Ketua FKPT Lampung M. Firsada Bintangi Film Toleransi 'Ageman'

Ia mempertahankan disertasi berjudul “Model Kinerja Perguruan Tinggi Swasta Berbasis Leadership Commitment dan Intellectual Capital melalui Kapabilitas Kolaborasi dan Keunggulan Bersaing.”

Rektor UBL, Prof. Dr. Ir. M. Yusuf S. Barusman, MBA., mengatakan promosi doktor perdana merupakan pencapaian penting sekaligus bagian dari komitmen UBL dalam memperkuat pendidikan, penelitian, dan kontribusi keilmuan. 

img_title Breakingnews!!! Dikabarkan KPK RI Akan ke Pringsewu Lampung

"Ujian promosi doktor perdana ini menjadi tonggak penting bagi UBL. Kami ingin doktor yang lahir dari UBL tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik, tetapi mampu menghasilkan gagasan, model, dan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Yusuf.

Penelitian Irsan mengkaji berbagai faktor yang mendorong peningkatan kinerja perguruan tinggi swasta di tengah lingkungan pendidikan tinggi yang semakin dinamis dan kompetitif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa intellectual capital berpengaruh positif terhadap kapabilitas kolaborasi, keunggulan bersaing, dan kinerja perguruan tinggi swasta. 

Selain itu, komitmen kepemimpinan juga berpengaruh positif terhadap kinerja, sementara keunggulan bersaing menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong peningkatan kinerja institusi.

Menurut Irsan, perguruan tinggi tidak cukup hanya memiliki sumber daya yang baik, tetapi juga harus mampu mengelola dan mentransformasikannya menjadi kapabilitas organisasi. 

"Perguruan tinggi harus mampu mengelola intellectual capital, membangun kolaborasi yang produktif, serta mengubah seluruh potensi tersebut menjadi keunggulan bersaing yang berdampak pada peningkatan kinerja institusi," kata Irsan.

Model yang dikembangkan dalam disertasinya mengintegrasikan perspektif Resource-Based View (RBV) dan Dynamic Capabilities dengan leadership commitment, intellectual capital, kapabilitas kolaborasi, dan keunggulan bersaing. 

Pendekatan tersebut mendorong perguruan tinggi untuk bergerak dari sekadar resource-based menuju capability-based university.

Dalam ujian terbuka tersebut, Prof. Dr. Iskandar A.A., S.E., M.M. bertindak sebagai Ketua Tim Promotor, didampingi Dr. Defrizal, S.E., M.M. sebagai Co-Promotor I dan Dr. Andala Rama P. Barusman, S.E., M.A.Ec. sebagai Co-Promotor II. 

Halaman Selanjutnya
img_title