Bersenjata Korek Api Pistol, Komplotan Pembobol 30 Toko di Ulu Belu Digulung Polres Tanggamus, 4 Buron
- Istimewa
Tanggamus, Lampung – Polisi membeberkan identitas empat tersangka kasus pencurian dengan pemberatan yang diduga terlibat dalam aksi pembobolan sekitar 30 toko, warung dan rumah warga di wilayah Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus.
Selain menetapkan empat tersangka, polisi juga masih memburu empat pelaku lainnya yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Mereka selalu beraksi membawa golok dan korek api berbentuk senjata pistol.
Keempat tersangka yang telah ditetapkan yakni Herwan Saputra (22), Saparudin (21), Ruslan (50), warga Pekon Gunung Tiga, serta Suwarman Herdianto (51), warga Pekon Muara Dua, Kecamatan Ulu Belu. Sementara empat pelaku lain yang masih diburu masing-masing berinisial U, T, L dan R.
Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian penyelidikan, pemeriksaan saksi dan pengembangan terhadap sejumlah kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di wilayah Ulu Belu sejak awal tahun 2026.
“Empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara empat pelaku lainnya masih dalam pengejaran,” kata AKBP Rahmad Sujatmiko.
Menurut Kapolres, pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan pencurian di toko milik Saryono (68), warga Pekon Margodadi, Kecamatan Sumberejo, yang berada di Pasar Datarajan, Pekon Datarajan, Kecamatan Ulu Belu.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 02.15 WIB. Saat itu para pelaku diduga merusak gembok rolling door menggunakan alat pemotong besi sebelum masuk ke dalam toko dan mengambil berbagai barang dagangan.
"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp17 juta yang terdiri dari berbagai jenis rokok, barang dagangan serta uang yang berada di dalam kotak amal," jelasnya.
Kapolres mengungkapkan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan Tim Tekab 308 Presisi Polsek Pulau Panggung yang dibackup Tim Tekab 308 Presisi Satreskrim Polres Tanggamus, polisi akhirnya berhasil mengamankan Herwan Saputra. Dari pengembangan terhadap tersangka tersebut, petugas kemudian menangkap tiga pelaku lainnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara para tersangka mengakui keterlibatan mereka dalam sejumlah tindak pidana pencurian yang terjadi di wilayah Ulu Belu.
Sejumlah laporan polisi yang diduga berkaitan dengan aksi para tersangka di antaranya LP atas nama Novison tertanggal 23 Januari 2026, Heri Wibowo tertanggal 25 Januari 2026, Sas Aifana tertanggal 6 Maret 2026, Alex Febrianto tertanggal 11 Maret 2026, Saryono tertanggal 14 April 2026, Fajar Irawan tertanggal 18 Mei 2026, Siti Aminah tertanggal 18 Juni 2026, Dedi Wahyudi tertanggal 18 Juni 2026 dan Eko Rudi Hartanto tertanggal 18 Juni 2026.