Gunakan EV Saat Mudik? Ini Tips dari PLN Lampung
- Foto dokumentasi istimewa
Lampung – Tren penggunaan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) kian meningkat, termasuk saat momen mudik Idul Fitri.
Untuk mendukung perjalanan jarak jauh yang aman dan nyaman, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menyiapkan puluhan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sekaligus membagikan panduan bagi pengguna EV.
PLN UID Lampung mencatat telah menyiapkan sebanyak 67 unit SPKLU yang tersebar di 40 lokasi strategis di seluruh Provinsi Lampung.
Jumlah ini meningkat dengan penambahan 12 unit dibandingkan periode Idul Fitri 2025.
Penambahan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pengguna kendaraan listrik selama arus mudik.
Dengan infrastruktur yang semakin luas, pengguna EV kini memiliki lebih banyak opsi pengisian daya di sepanjang jalur perjalanan.
Meski demikian, kesiapan pengguna dinilai tetap menjadi faktor penting agar perjalanan berjalan lancar tanpa kendala.
Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Lampung, Darma Saputra, mengatakan PLN berkomitmen memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik, terutama saat mudik Lebaran.
“PLN terus menghadirkan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik, termasuk saat mudik Lebaran. Kami juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan PLN Mobile melalui fitur Trip Planner agar perjalanan lebih terencana,” ujar Darma.
Ia juga mengingatkan pentingnya memantau kapasitas baterai dan segera melakukan pengisian saat daya mencapai sekitar 30 persen, serta selalu membawa perlengkapan pengisian daya pribadi.
“Dengan dukungan infrastruktur SPKLU yang semakin luas, masyarakat tidak perlu khawatir menggunakan kendaraan listrik untuk perjalanan jarak jauh,” katanya.
PLN juga membagikan sejumlah tips bagi pemudik yang menggunakan kendaraan listrik.
Pertama, pengguna disarankan mengunduh aplikasi PLN Mobile untuk mengetahui lokasi SPKLU dan merencanakan perjalanan melalui fitur Trip Planner.
Kedua, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat, termasuk memeriksa baterai, sistem kelistrikan, serta tekanan ban.
Ketiga, mengelola pengisian daya secara optimal dengan memulai perjalanan dalam kondisi baterai penuh dan memantau kapasitas secara berkala.
Keempat, merencanakan titik pengisian daya di sepanjang rute perjalanan agar terhindar dari kehabisan daya di tengah jalan.
Terakhir, pengguna dianjurkan memanfaatkan waktu pengisian daya untuk beristirahat sejenak guna menjaga kondisi fisik tetap prima.