Volume Pemudik Pejalan Kaki di Bakauheni Naik 11 Persen, Antrean Mengular hingga Satu Jam

Pemudik jalan kaki memadati gangway Pelabuhan Bakauheni.
Sumber :
  • Lampung.viva

Bakauheni, Lampung – Memasuki puncak arus mudik H-2 Lebaran, Rabu (18/3/2026), ribuan pemudik pejalan kaki asal Pulau Sumatera terpantau memadati Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. 

img_title Begini Cara Tol Bakauheni–Terbanggi Besar Menjaga Keselamatan Pengguna Jalan 24 Jam

Para pemudik rela mengantre hingga lebih dari satu jam untuk dapat menaiki kapal yang akan membawa mereka menuju Pulau Jawa.

Lonjakan ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga malam hari, mengingat masih banyak warga Sumatera yang bekerja di Pulau Jawa baru mendapatkan izin cuti dari perusahaan masing-masing pada hari ini.

img_title Kecelakaan Maut Tol Terpeka KM 187: Satu Keluarga asal Lahat Tewas, Hanya Anak Perempuan 17 Tahun yang Selamat

Berdasarkan data dari PT ASDP Indonesia Ferry, jumlah pemudik pejalan kaki yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa sejak awal arus mudik tercatat mencapai 52.707 orang. 

Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 11 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

img_title Libur Sekolah, Lalu Lintas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar Naik 32 Persen

Kepadatan tidak hanya terjadi di area dermaga dan terminal pelabuhan. Salah seorang pemudik, Ismatuloh, mengungkapkan bahwa perjalanan menuju pelabuhan pun sudah diwarnai kemacetan di beberapa titik vital.

"Antrean tidak cuma di pelabuhan saja, tadi di wilayah Bandar Lampung dan Gerbang Tol Kotabaru juga sudah terjadi kemacetan cukup panjang," ujar Ismatuloh.

Rela Antre Demi Lebaran

Meski harus berdesak-desakan dan menguras energi, para pemudik mengaku tetap antusias.

Keinginan untuk merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman menjadi motivasi utama mereka bertahan di tengah padatnya arus mudik tahun ini.

Pihak otoritas pelabuhan terus berupaya mengoptimalkan layanan operasional kapal guna mengurai penumpukan penumpang di area ruang tunggu reguler maupun eksekutif. (*)