Iseng Main Polisi-Polisian, Mahasiswa di Metro Datangi Damkar untuk Lepaskan Borgol

Petugas damkar Metro melepaskan borgol dari tangan mahasiswa.
Sumber :
  • Lampung.viva

Metro, Lampung – Aksi iseng seorang mahasiswa di Kota Metro, Lampung, berakhir merepotkan setelah tangannya terjebak dalam borgol yang tidak bisa dibuka. 

img_title Kunci Tertinggal di Mobil, Gran Max Ekspedisi di Padang Ratu Diembat Maling Lalu Ditinggal di Kebun

Mahasiswa tersebut akhirnya mendatangi Posko Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Metro untuk meminta bantuan melepaskan borgol dari tangannya, karena kunci borgol sudah berkarat dan tidak bisa digunakan.

Petugas Damkar pun terlihat berupaya keras melepas borgol yang melilit tangan kiri mahasiswa bernama Irvan Kurniawan, warga asal Kota Metro. 

img_title Gasak Motor Konsumen Bengkel, Mekanik di Pringsewu Ditembak Polisi

Upaya pertama dilakukan menggunakan gerinda kecil, namun karena kesulitan teknis dan kondisi tangan korban yang mulai terluka, proses pelepasan akhirnya dilakukan secara manual.

Setelah beberapa kali percobaan, borgol berhasil dilepaskan menggunakan mesin pemotong besi, tanpa menyebabkan luka tambahan pada tangan korban.

img_title Di Balik Bintang Tiga Helmy Santika, Tiga Dekade Memburu Kejahatan

Komandan Regu (Danru) Damkar Kota Metro, Subkie Agus, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa mahasiswa tersebut datang bersama temannya dalam keadaan panik, dan meminta bantuan agar borgol segera dilepas.

"Mereka datang ke posko Damkar dalam keadaan panik. Kami segera bantu lepaskan borgolnya dengan peralatan yang kami punya," ujar Subkie.

Beruntung, proses pelepasan berjalan lancar dan tangan korban tidak mengalami luka serius. "Borgol itu terpaksa kami potong dengan alat kami memakan waktu sekitar 15 menit, tidak ada luka hanya lebam karena panik," bebernya.

Pihak Damkar Metro pun mengimbau masyarakat, terutama anak-anak dan remaja, untuk tidak sembarangan memainkan alat-alat berbahaya seperti borgol, karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.(*)