Realisasi APBD Provinsi Lampung Capai 30,23 persen pada 10 Mei 2025, Lampaui Rata-Rata Nasional

Gubernur Rahmat Mirzani dan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela.
Sumber :
  • Istimewa

Bandar Lampung, Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung mencatatkan kinerja positif dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025.

img_title Sabet Peringkat 4 Nasional, Realisasi Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Lampung Tembus 48,59 Persen

Hingga 10 Mei 2025, realisasi pendapatan daerah mencapai Rp2,2 triliun atau 30,23% dari total target, sementara belanja daerah terealisasi sebesar 24,62%.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lampung, Marindo Kurniawan, menjelaskan bahwa capaian tersebut menunjukkan tren pengelolaan anggaran yang baik.

img_title Ekonomi Petani Membaik, Gubernur Rahmat Mirzani Sebut APK Kuliah di Lampung Melonjak

Bahkan jika memperhitungkan pendapatan di luar Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), seperti Dana BOS dan BLUD yang mencapai lebih dari Rp350 miliar, kinerja Lampung berada di atas rata-rata nasional.

"Secara keseluruhan, realisasi pendapatan dan belanja menunjukkan pengelolaan yang optimal. Dana BOS dan BLUD yang saat ini masih menunggu proses pengesahan sesuai regulasi Kemendagri, pada praktiknya sudah digunakan di lapangan," ujar Marindo.

img_title KAI Tanjungkarang Angkut 13,87 Juta Ton Barang dalam Enam Bulan, Batubara Masih Mendominasi

Ia juga mengungkapkan bahwa saldo kas daerah setiap harinya hanya tersisa sekitar 0,03%. Hal ini menunjukkan efisiensi penyerapan anggaran dan distribusi belanja yang cepat.

"Setiap penerimaan langsung disalurkan untuk kebutuhan belanja daerah. Ini menunjukkan bahwa roda pemerintahan dan pelayanan publik berjalan lancar," tambahnya.

Capaian ini akan dilaporkan secara resmi dalam rapat koordinasi keuangan daerah mendatang serta kepada Kementerian Dalam Negeri. (*)