KAI Divre IV Tanjungkarang Siagakan 304 Personel, Antisipasi 17 Titik Rawan Saat Angkutan Lebaran 2025
- Foto Dokumentasi Istimewa
Lampung – Menyambut lonjakan penumpang pada masa Angkutan Lebaran 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang menggelar Apel Gelar Pasukan Pengamanan di halaman parkir Stasiun Tanjungkarang.
Apel ini dipimpin oleh Plt Executive Vice President Divre IV Tanjungkarang, Mohamad Ramdany, sebagai bagian dari kesiapan menghadapi arus mudik yang berlangsung selama 22 hari, mulai 21 Maret hingga 11 April 2025.
Apel ini diikuti oleh pekerja Kantor Divre IV, perwakilan posko-posko stasiun, petugas pengamanan internal seperti Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) dan security, serta dukungan dari eksternal, termasuk TNI, Polri, relawan dari Komunitas Pencinta Kereta Api (RF) Baradipat, dan mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (ITERA).
304 Personel Disiagakan untuk Keamanan Pemudik
Demi memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang, Divre IV Tanjungkarang menyiapkan 304 personel yang terdiri dari: 46 personel Polsuska; 13 Babin Polsuska; 241 petugas securiti.
Personel tersebut akan disebar untuk melakukan pengamanan di dalam kereta api, stasiun, serta patroli mobile di jalur kereta dan objek-objek vital lainnya, termasuk depo lokomotif dan rangkaian kereta. Mereka juga akan bekerja sama dengan unsur keamanan TNI-Polri guna meningkatkan pengawasan selama arus mudik dan balik Lebaran.
Selain itu, petugas penilik jalan (PPJ) ekstra, penjaga jalan lintas (PJL) ekstra, dan petugas posko daerah khusus ekstra juga akan dikerahkan untuk menjaga kelancaran perjalanan KA serta memantau kondisi jalur dari potensi gangguan.
Antisipasi di 17 Titik Rawan Jalur Kereta
Divre IV Tanjungkarang telah melakukan pemetaan terhadap 17 Daerah Perhatian Khusus (Dapsus) yang berpotensi menghambat perjalanan kereta. Rinciannya sebagai berikut: 8 titik rawan longsor; 6 titik amblesan; 2 titik rawan banjir; 1 titik bangunan hikmat rawan
Untuk mengantisipasi gangguan tersebut, KAI menyiagakan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di berbagai titik strategis, yaitu di Stasiun Baturaja, Martapura, Kotabumi, Rejosari, dan Tanjungkarang. AMUS ini berisi material darurat seperti batu balas, bantalan rel, pasir, karung, besi untuk perbaikan jembatan, serta alat penambat rel.
"Kami telah memetakan titik rawan di sepanjang jalur kereta dan menyiapkan alat serta personel untuk penanganan cepat jika terjadi gangguan. Selain itu, kami juga meningkatkan penjagaan di perlintasan liar dengan melibatkan berbagai stakeholder, termasuk masyarakat sekitar," jelas Ramdany.
6 Perjalanan KA dan 71.140 Tiket Disiapkan
Pada masa Angkutan Lebaran 2025, KAI Divre IV Tanjungkarang mengoperasikan 6 perjalanan kereta api, dengan rincian: 2 KA Kualastabas (Tanjungkarang – Baturaja PP); 1 KA Rajabasa (Tanjungkarang – Kertapati PP).
Sebanyak 71.140 tempat duduk telah disediakan untuk memenuhi kebutuhan pemudik, meningkat 21 persen dibanding tahun lalu yang hanya 58.968 tempat duduk. Hingga 24 Maret 2025, tiket yang telah terjual mencapai 51.459 tiket atau 72 persen dari total kapasitas.
"Masyarakat masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan tiket, terutama untuk perjalanan pada hari-hari tertentu. Kami mengingatkan agar pelanggan memastikan kembali jadwal keberangkatan dan tiba lebih awal di stasiun agar tidak tertinggal kereta," imbau Ramdany.
Pemeriksaan Narkoba untuk Awak Kereta
Sebagai upaya memastikan keselamatan perjalanan, Divre IV Tanjungkarang menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bandar Lampung untuk melakukan tes kesehatan dan narkoba bagi awak sarana perkeretaapian (ASP).
Tes ini diikuti oleh masinis, asisten masinis, petugas layanan kereta, teknisi kereta api, dan Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) guna memastikan mereka dalam kondisi sehat dan bebas dari narkotika, psikotropika, serta obat terlarang (NAPZA).
"Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan jaminan keselamatan kepada pelanggan, memastikan bahwa kru yang bertugas dalam kondisi prima, serta menekan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Divre IV Tanjungkarang," pungkas Ramdany.
Dengan persiapan matang ini, KAI berharap dapat memberikan pengalaman mudik yang aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh pelanggan. (*)