BPJN Lampung Usulkan Perbaikan Jalan Daerah Rp1 Triliun Lewat Program IJD 2026

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPJN Lampung, Giri Yudhono.
Sumber :
  • Istimewa

Bandar Lampung, Lampung – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung mengusulkan proyek perbaikan infrastruktur jalan daerah melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) senilai lebih dari Rp1 triliun pada tahun anggaran 2026.

img_title APBD Lampung 2027, Uang Rakyat Harus Kembali dalam Bentuk Kesejahteraan

Usulan tersebut telah lolos tahap verifikasi administrasi dan teknis di tingkat pusat, dan kini tinggal menunggu penetapan besaran alokasi anggaran dari Pemerintah Pusat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPJN Lampung, Giri Yudhono, mengungkapkan bahwa pembahasan bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Keuangan telah memasuki tahap finalisasi. 

img_title Satu Dekade Lebih Menanti, Warga Baru Ranji Senang Jalannya Akhirnya Diperbaiki Bupati Egi

Pihaknya membidik keputusan alokasi dapat terbit dalam kurun satu hingga dua pekan ke depan agar proses lelang dan penandatanganan kontrak dapat segera berjalan.

"Kami masih menunggu keputusan dari pusat. Mudah-mudahan alokasinya meningkat dibanding tahun lalu yang mendapat 15 paket. Targetnya minggu ini atau minggu depan sudah keluar sehingga proses lelang dan kontrak bisa segera dimulai," ujar Giri Yudhono, Rabu (5/8/2026).

img_title Jaga Kualitas Jalan Nasional, BPJN Lampung Berdayakan Warga Lokal di Seluruh Kabupaten/Kota

Menurutnya, waktu pelaksanaan proyek tahun ini relatif singkat, yakni hanya sekitar empat hingga lima bulan atau mulai Agustus hingga Desember 2026.

Giri menjelaskan, usulan yang diajukan dari pemerintah daerah sebenarnya mencapai sekitar Rp2 triliun dengan puluhan hingga ratusan paket pekerjaan.

Namun setelah dilakukan verifikasi administrasi dan kesiapan teknis, seperti kelengkapan Detail Engineering Design (DED) serta persyaratan lainnya, nilai usulan yang dinyatakan memenuhi syarat menjadi sekitar Rp1 triliun.

"Balai melakukan verifikasi terhadap persyaratan koridor jalan yang diusulkan. Saat ini usulan sekitar Rp1 triliun tersebut sudah lolos verifikasi dan tinggal menunggu keputusan pusat mengenai berapa anggaran yang disetujui," jelasnya.

Ia mengatakan, pemerintah pusat memiliki sejumlah prioritas dalam menentukan proyek yang memperoleh pendanaan IJD.

Di antaranya adalah jalan yang mendukung ketahanan pangan, konektivitas antarwilayah, jalur logistik, kawasan pariwisata, akses kawasan industri, hingga akses menuju fasilitas pelayanan publik seperti rumah sakit.

Salah satu usulan yang diajukan BPJN Lampung adalah pembangunan akses menuju Rumah Sakit Umum Daerah KH Muhammad Thohir di Pesisir Barat yang telah diresmikan Presiden beberapa waktu lalu.

Selain itu, BPJN juga mengusulkan pembangunan Jembatan Way Bungur di Kabupaten Lampung Timur yang telah dikunjungi wakil Presiden.

Halaman Selanjutnya
img_title