Program Ekspedisi D3T Diluncurkan oleh RMD, Meningkatkan Kualitas Layanan Pemerintahan Desa

Program Ekspedisi D3T (Desa Tertinggal, Terdepan, dan Terluar)
Sumber :
  • Istimewa

Bandar Lampung, LampungRahmat Mirzani Djausal (RMD) baru-baru ini meluncurkan Program Ekspedisi D3T (Desa Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) sebagai bagian dari upayanya untuk meningkatkan kualitas layanan pemerintahan desa di Indonesia. 

img_title Misteri Kematian Fotografer di Lampung Timur Mengarah ke Pembunuhan, Perhiasan Ratusan Gram dan Mobil Diduga Digasak

Program ini dirancang untuk memberdayakan desa-desa 3T dengan fokus utama pada penciptaan desa cerdas melalui pemanfaatan teknologi informasi dan data terintegrasi.

RMD menekankan bahwa membangun desa cerdas merupakan prioritas yang tidak bisa ditunda. Desa-desa 3T, yang sering kali mengalami keterbatasan dalam hal akses dan infrastruktur, kini mendapatkan perhatian khusus dalam upaya ini.

img_title Percepat Pembangunan Jalan 50 Km, Pemkab Lampung Selatan Amankan Pinjaman Rp100 Miliar dari PT SMI

"Ke depan, aset dan investasi terbesar dari desa adalah data. Oleh sebab itu, RMD akan sangat fokus terhadap pengembangan pembangunan desa," ungkap RMD.

Program Ekspedisi D3T bertujuan untuk mengoptimalkan desa sebagai pusat data terpadu, yang akan mendukung perencanaan dan pembangunan berbasis data. 

img_title Jaga Konservasi, Komite Way Kambas Tetap Buka Ruang Bagi Warga

"Pemerintah harus mampu menginisiasi tata kelola data lokal yang terintegrasi dan terpadu dimulai dari semua desa di Lampung," ujar RMD. 

Hal ini sangat penting untuk memastikan bahwa pembangunan desa dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan dan potensi lokal di era digital saat ini.

Lebih lanjut, RMD menjelaskan bahwa setelah program "Desa Cerdas" yang berbasis teknologi informasi terlaksana, fokus utama selanjutnya adalah pemberdayaan potensi desa. 

"Dengan adanya desa cerdas, tujuan pengelolaan administrasi pemerintahan desa menjadi lebih baik, pelayanan kepada masyarakat semakin baik, dan peningkatan taraf hidup serta ekonomi masyarakat desa bisa terwujud," jelas RMD.

Di tengah kemajuan yang telah dicapai, RMD juga menggarisbawahi bahwa masih banyak desa 3T yang belum menikmati layanan pemerintahan desa yang optimal. 

Salah satu fokus utama dari Ekspedisi D3T adalah Desa Tejang Pulau Sebesi. RMD berupaya memastikan bahwa masyarakat di pulau tersebut mendapatkan layanan pemerintahan yang lebih baik dan transparan.

"Penggerak ekonomi dan sosial dalam suatu wilayah sejatinya adalah desa dan pemerintah desa termasuk BUMDES. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk mendukung mereka agar dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat," tambah RMD.

Halaman Selanjutnya
img_title