Ipda Acep Saputra Raih Gelar Doktor

Ipda Acep Anggota Polres Pringsewu
Sumber :
  • Nanang

LampungDi tengah padatnya tugas sebagai anggota kepolisian, sosok ini membuktikan bahwa dedikasi pada pendidikan bisa berjalan beriringan dengan pengabdian negara.

img_title Pererat Silaturahmi dan Berbagi Kasih, Kapolda Sulteng Sambangi Bumi Morowali dalam Kunjungan Kerja

Ipda Acep Saputra, personel Polres Pringsewu, berhasil meraih gelar doktor di bidang Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) dari Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.


Acep yang sehari-hari menjabat sebagai Kaur Bin Ops Sat Intelkam Polres Pringsewu itu kini menjadi satu-satunya anggota di lingkungan Polres Pringsewu yang menyandang gelar doktor.

img_title Resmi Diambil Sumpah, 7 Pegawai Lapas Kelas IIA Metro Sah Menyandang Status PNS

Gelar prestisius tersebut diraih setelah Ipda Acep dinyatakan lulus dalam Sidang Promosi Doktor Program Studi S3 yang digelar di Auditorium Pascasarjana Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung pada Senin (8/4/2026).

Ia lulus dengan predikat Summa Cum Laude, predikat akademik tertinggi, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,87.

img_title Sambut HUT Lantas ke-71,, Satlantas Polres Morowali Gelar Anjangsana Hangat ke Rumah Purnawirawan dan Warakawuri

Dalam sidang tersebut, Acep mengangkat disertasi berjudul “Strategi Pemberdayaan Melalui Pembinaan Sumber Daya Manusia Kepolisian Berbasis Assessment Center dalam Meningkatkan Pelayanan Masyarakat di Polda Lampung.” Penelitian ini memadukan pendekatan manajemen sumber daya manusia dengan perspektif Pengembangan Masyarakat Islam.


Melalui metode kualitatif studi kasus, Ipda Acep mengidentifikasi empat tahapan penting dalam pembinaan SDM kepolisian berbasis assessment center.

Mulai dari identifikasi kebutuhan kompetensi, penyusunan program pembinaan, pelaksanaan pelatihan berbasis kompetensi, hingga evaluasi dan umpan balik yang sistematis.

“Assessment center bukan sekadar alat seleksi. Ia adalah sistem pembinaan komprehensif yang menilai personel secara multidimensi, dari kompetensi teknis hingga karakter dan empati dalam melayani masyarakat,” ujar Ipda Acep

Sidang promosi doktor tersebut dipimpin Prof. H. Wan Jamaluddin Z selaku ketua sidang, didampingi Dr. M. Mawardi J sebagai sekretaris.

Sementara tim penguji terdiri dari sejumlah akademisi, di antaranya Prof. Dr. Fitri Yanti, Prof. Dr. H. M. Bahri Ghazali, Dr. Hasan Mukmin, Prof. Dr. Hj. Rini Setiawati, dan Prof. Dr. Tulus Suryanto.

Perjalanan pendidikan Ipda Acep tidak instan. Ia memulai dari S1 Hukum di Universitas Saburai, kemudian melanjutkan S2 Magister Hukum di Universitas Bandar Lampung, hingga akhirnya menuntaskan studi doktoralnya di Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Halaman Selanjutnya
img_title