Bandar Lampung Lagi-lagi Dikepung Banjir

Rumah warga tergenang air bah
Sumber :
  • Foto Dokumentasi Riduan

Lampung – Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung selama lebih dari dua jam, Kamis (8/1/2025) petang hingga malam, memicu banjir di sejumlah wilayah. 

img_title Pastikan Tertib Administrasi BMN, Kalapas Metro Cek Langsung Lokasi Eks Rumah Dinas

 

Sedikitnya tujuh kecamatan terdampak, dengan ketinggian air bervariasi dari setinggi betis hingga pinggang orang dewasa.

img_title Banjir Bandang Terjang 4 Pekon di Tanggamus, Tanggul Way Belu Jebol 200 Meter hingga SD Diliburkan

Indekos kebanjiran

Photo :
  • Foto Dokumentasi Riduan

 

img_title CCTV Diamankan, Polisi Selidiki Dugaan Rem Blong Kecelakaan Beruntun Truk Fuso di Bandar Lampung

Banjir merendam ribuan rumah warga dan membuat aktivitas masyarakat lumpuh. Genangan air juga menutup sejumlah ruas jalan utama, memaksa pengendara memperlambat laju kendaraan atau memilih putar balik.

 

Salah satu kawasan yang terdampak cukup parah berada di Kecamatan Sukarame. Di Kelurahan Sukarame dan Way Dadi, air dengan cepat meluap dari jalanan dan masuk ke permukiman warga. 

 

Sejumlah perabot rumah tangga terendam karena warga tak sempat menyelamatkannya.

Warga di Kecamatan Sukarame saat diwawancarai

Photo :
  • Foto Dokumentasi Riduan

 

Agus, salah satu warga Sukarame, mengatakan air awalnya hanya menggenang di jalan. Namun, derasnya hujan membuat genangan terus meninggi hingga masuk ke dalam rumah.

 

“Awalnya cuma di jalan, nggak lama air naik cepat dan langsung masuk ke rumah. Perabotan banyak yang terendam,” ujarnya.

 

Disampaikan Agus, sejak mendiami wilayah Korpri di tahun 2006, wilayahnya sudah sering dilanda banjir, apalagi kalau rumahnya berada di dataran rendah, pasti akan langsung penuh air ketika hujan turun.

 

Tingginya curah hujan disertai buruknya sistem drainase diduga menjadi penyebab utama banjir meluas di berbagai wilayah Kota Bandar Lampung.

 

"Ketinggian air sekitar selutut orang dewasa atau sekitar 60 Cm, kami sudah sering membersihkan saluran air, namun tetap saja tersumbat dan tetap banjir," ujar Agus Mughni Hakim.

 

Hal serupa dialami Dio, warga Way Dadi. Ia menyebut banjir kali ini tergolong paling parah dibandingkan beberapa tahun terakhir. 

 

“Biasanya hujan deras nggak sampai seperti ini. Tapi sekarang air cepat naik," kata dia. 

Jalan Suryadarma, Kecamatan Sukarame kebanjiran

Photo :
  • Foto Dokumentasi Riduan

 

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung mencatat banjir terjadi setidaknya di tujuh kecamatan. 

 

Puluhan personel gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan dikerahkan untuk membantu evakuasi serta melakukan pemantauan di lokasi terdampak.

Rumah warga tergenang air bah

Photo :
  • Foto Dokumentasi Riduan

 

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar Saputra, menyampaikan bahwa banjir mulai berangsur surut. 

Halaman Selanjutnya
img_title