Mengenal Asal Usul Ulun Lampung

Ulun Lampung
Sumber :
  • https://images.app.goo.gl/KWVieqytuJcsz5ek8

Lampung – Sejarah panjang Kerajaan Sekala Brak merupakan sejarah asal usul Ulun Lampung atau orang Lampung. Benda-benda peninggalan masa lampau sebagai bukti Kerjaan Sekala Brak yang dikenal  sebagai asal usul Ulun Lampung atau orang Lampung. Kerajaan Sekala Brak adalah kerajaan yang terletak di daerah Gunung Pesagi sekitar abad ke 3 tepatnya tahun 342 Masehi. Suku yang pertama di puncak Gunung Pesagi adalah Suku Tumi dimana Suku Tumi menganut paham animisme yang mempercayai kekuatan pada benda-benda. Pada saat itu mereka mempertuhankan pohon Nangka bercabang dua.

Konon Lampung sebelum abad 9 telah berdiri sebuah kerajaan yaitu Bernama Kerajaan Sekala Brak merupakan kerajaan tertua ditanah Lampung. Terdapat 2 kerjaan di Lampung yaitu Kerajaan Sekala Brak dan Kerajaan Tulang Bawang.

Nama raja terakhir Kerajaan Sekala Brak adalah Ratu Sukarmo dia adalah cucu dari Raja yang bernama Ratu Sangkan, cucu dari Raja Mujabaw. Sekala Brak mempunyai arti Sekala adalah titisan dan Brak adalah Dewa. Pada abad ke 12 Suku Tumi yang menyembah sebuah pohon nagka bercabang 2 di dengar oleh Mujahid Samudera Pasai Pagar Ruyung berangkatlah keturunan dari Sultan Julkarnain melakukan pengislaman di daerah Pagar Ruyung, Mujahid Samudera Pasai mendatangi kerajaan animisme yang masih berdiri yaitu Kerajaan Sekala Brak untuk mengajak penganut animisme menjadi beragama Islam akhiranya berhasil menagajak Suku Tumi untuk beragama Islam dan melahirkan kerajaan Pak Sipak Sekala Brak yaitu Kepaksian Skala Brak, ke empat Kepaksian tersebut ialah Kepaksian Pernong, Kepaksian Belunguh, Kepaksian Bejalan di Way, dan Kepaksian Nyerupa.

Semenjak Suku Tumi ditaklukkan oleh mujahid Samudera Pasai, Suku Tumi Kerajaan Sekala Brak menganut agama Islam. Pohon Nangka bercabang dua yang disembah oleh Suku Tumi, dipotong dan dijadikan Pepadun, Pepadun itu sekarang berada di Lamban Buai Belunguh, Lampung Barat, di Lamban ini selain tersimpan dua buah Pepadun yang berukuran panjang 120 cm dan lebar 50 cm, gong emas 18 karat, dua buah kursi rotan, empat buah meja batu, satu buah lemari, 4 buah meriam dua diantaranya berukuran 120 cm dengan diameter 5 cm, dan masih banyak lagi benda bersejarah lainnya yang tersimpan di Lamban Buai Belungu.

Jadi demikianlah sejarah asal usul Ulun Lampung atau orang Lampung. Kita harus selalu melestarikan budaya yang ada agar bisa diketahui oleh generasi penerus anak dan cucu dimasa mendatang.