Sempat Lari Tanpa Sebab, Remaja yang Hilang di Air Terjun Sembilan Putri Ditemukan Selamat

Gerak cepat tim gabungan Rajabasa evakuasi pendaki remaja yang hilang di Hutan Desa Canti.
Sumber :
  • Istimewa

Lampung Selatan, Lampung – Tim SAR gabungan berhasil menemukan Muhammad Rohmarulloh, seorang remaja asal Desa Waymuli Induk yang sebelumnya dilaporkan hilang misterius di kawasan hutan wisata Air Terjun Sembilan Putri, Desa Canti, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Kamis (25/6/2026) malam.

img_title Hutan Jawa Tengah Tersisa 662 Ribu Hektare, Kriminolog Alumni UI Peringatkan Dampak El Niño 'Godzilla'

Korban ditemukan dalam kondisi lemas namun selamat setelah tersesat selama beberapa jam di area hutan yang dikenal memiliki medan cukup terjal tersebut.

Berdasarkan keterangan rekan-rekan korban, peristiwa bermula saat rombongan mereka berwisata ke Air Terjun Sembilan Putri pada siang hari. Setelah sempat membasuh kaki di air terjun keempat, mereka melanjutkan perjalanan ke titik air terjun kelima.

img_title Selamatkan Teman Hanyut di Way Sekampung, Agam Ditemukan Tewas, Faris Masih Dicari

Namun, saat hendak berjalan kembali turun, korban tiba-tiba berlari kencang menyisir hutan seorang diri tanpa alasan yang jelas. Rekan korban sempat mengejar dan berteriak memanggil, namun kehilangan jejak. 

Di lokasi, saksi hanya menemukan sepasang sandal milik korban sebelum akhirnya memutuskan untuk melapor ke aparat desa.

img_title Viral Hewan Tapir di Mesuji Lampung, KSDA Imbau Masyarakat Tidak Ganggu Satwa Liar Dilindungi

Mendapat laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Pemerintah Desa Canti, Camat Rajabasa, Damkarmat, BPBD Lampung Selatan, TNI-Polri (Babinsa dan Bhabinkamtibmas), Polsek Kalianda, hingga warga setempat langsung bergerak melakukan penyisiran masif dari siang hingga malam hari.

Bhabinkamtibmas Desa Canti, Aipda Deni Madyistira, membenarkan bahwa operasi pencarian kilat ini membuahkan hasil berkat solidnya kerja tim di lapangan.

"Alhamdulillah, korban sudah berhasil ditemukan malam ini dalam keadaan selamat. Petugas langsung mengevakuasi korban ke RSUD Bob Bazar Kalianda untuk mendapatkan perawatan medis serta memulihkan kondisi fisiknya," kata Aipda Deni di lokasi kejadian, Kamis (25/6/2026) malam.

Camat Rajabasa, Firdaus, SE., MM, mengapresiasi gerak cepat seluruh instansi dan masyarakat yang terlibat dalam misi penyelamatan ini. Ia menegaskan, insiden ini harus menjadi evaluasi serius bagi sektor pariwisata setempat.

"Kami mengimbau keras kepada seluruh wisatawan untuk selalu mematuhi standar operasional prosedur (SOP) pendakian yang ada. Selain itu, pihak pengelola wisata Air Terjun Sembilan Putri juga wajib memperketat pengawasan terhadap setiap pengunjung, mengingat topografi wilayah ini cukup terjal dan berisiko tinggi jika tanpa pemanduan," pungkas Firdaus. (Dji)