Hidupkan Ruang Publik, Bundaran Tugu Ragom Mufakat Disulap Jadi Panggung Teater dan Tari

Tugu Ragom Mufakat jadi pusat pentas seni budaya HELAU Lampung Selatan.
Sumber :
  • Istimewa

Lampung Selatan, Lampung – Kawasan Bundaran Tugu Ragom Mufakat, Kalianda, dipastikan akan berubah menjadi pusat kemeriahan budaya pada Jumat (12/6/2026) sore mulai pukul 16.00 WIB hingga malam hari. 

img_title Ekonomi Petani Membaik, Gubernur Rahmat Mirzani Sebut APK Kuliah di Lampung Melonjak

Dinas Pariwisata berkolaborasi dengan Dewan Kesenian Lampung Selatan (DKLS) menggelar perhelatan akbar bertajuk Pentas Seni Budaya HELAU.

Mengusung tema “Seni dan Budaya dalam Harmoni,” seluruh rangkaian pertunjukan ini dibuka secara gratis untuk umum. 

img_title Rakernas XVIII APEKSI, Wali Kota Eva Dwiana Unjuk Gigi Kenalkan Budaya Bandar Lampung di Medan

Langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk mendekatkan ruang ekspresi kesenian langsung ke tengah publik.

Pentas budaya ini akan menghadirkan kolaborasi pertunjukan yang variatif, mulai dari panggung musik modern, musik tradisi Lampung, seni tari kontemporer, teater pantomim, pembacaan sastra puisi, hingga live galeri seni rupa.

img_title Direktur Poltekimipas Tinjau Taruna Magang dan Program Pembinaan di Lapas Kalianda

Acara ini sengaja digelar di ruang terbuka publik guna mengembalikan fungsi tata kota sebagai pusat interaksi sosial yang ramah warga, sekaligus membangun kedekatan emosional generasi muda terhadap warisan leluhur di tengah masifnya arus modernisasi.

Sebagai informasi, nama acara ini linier dengan program HELAU yang merupakan akronim dari Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul. 

Gerakan besar yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan sepanjang tahun 2026 tersebut bertujuan membangun karakter kolektif masyarakat yang sadar lingkungan, tertib sosial, dan mencintai kebudayaan lokal.

Selain menjadi sarana edukasi dan hiburan, penyelenggaraan Pentas HELAU diproyeksikan mampu memberikan dampak ekonomi (multiplier effect) secara instan bagi masyarakat Kalianda dan sekitarnya.

Berkumpulnya ratusan massa, pelaku seni, komunitas budaya, hingga pengunjung umum di seputaran Bundaran Tugu Ragom Mufakat dipastikan akan memicu perputaran modal ekonomi kreatif, terutama bagi para pelaku UMKM dan pedagang kecil yang menjajakan produknya di sekitar lokasi acara.

Pemkab Lampung Selatan berharap momentum ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan menjadi pemantik lahirnya kalender wisata budaya rutin berskala besar yang mampu mendongkrak sektor pariwisata daerah ke tingkat nasional. (*)