Selangkah Lagi! Bandara Radin Inten II Siap Permanen Jadi Bandara Internasional di Awal 2026
- Istimewa
Bandar Lampung, Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memastikan kesiapan Bandara Radin Inten II untuk mempertahankan statusnya sebagai bandara internasional.
Hingga Selasa (23/12/2025), hampir seluruh persyaratan administratif dan teknis sesuai Keputusan Menteri Perhubungan (KM) Nomor 37 telah terpenuhi.
Progres Persyaratan dan Optimisme Pemprov
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menyatakan bahwa hasil evaluasi menunjukkan progres yang sangat positif. Saat ini, persyaratan yang tersisa hanyalah aspek Customs, Immigration, and Quarantine (CIQ) terkait pertimbangan dari Kementerian Pertahanan.
"Secara substansi semua syarat sudah kita penuhi, tinggal menunggu penandatanganan resmi. Kami optimistis Bandara Radin Inten II tetap bertahan sebagai bandara internasional," ujar Marindo.
Marindo menjelaskan, satu persyaratan terakhir yang masih menunggu adalah aspek Customs, Immigration, and Quarantine (CIQ) berupa pertimbangan dari Kementerian Pertahanan.
Namun, secara substansi persyaratan tersebut telah terpenuhi dan hanya menunggu penandatanganan pernyataan resmi.
"Kami optimistis Bandara Radin Inten II tetap bertahan sebagai bandara internasional. Mohon doa dari seluruh masyarakat Lampung," jelasnya.
Berdasarkan data asosiasi travel, jumlah jamaah umrah asal Lampung mencapai lebih dari 23 ribu orang, bahkan meningkat menjadi sekitar 24 ribu jamaah pada 2024.
Selain itu, wisatawan asal Malaysia yang berkunjung ke Lampung juga cukup banyak, meskipun saat ini masih melalui Bandara Palembang.
"Fakta ini menunjukkan demand penerbangan internasional ke Lampung cukup besar. Karena itu, kami optimistis akan ada maskapai yang membuka rute internasional langsung dari Lampung," jelas Marindo.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Lampung, Bambang Sumbogo, mengungkapkan bahwa sejumlah maskapai besar seperti Garuda Indonesia, Lion Group, Batik Air, hingga Malaysia Airlines telah menyatakan minat membuka rute langsung dari Lampung menuju Kuala Lumpur dan Singapura.
"Minat umrah sangat tinggi termasuk umroh dari Lampung melalui Singapura. Rute yang diminati saat ini antara lain dari Singapura dan Kuala Lumpur. Beberapa maskapai seperti Garuda Indonesia, Lion Group, hingga Batik Air menyatakan minat memfasilitasi penerbangan tersebut," kata Bambang.
Ia juga mengungkapkan Malaysia Airlines menyiapkan dua pesawat berbadan sempit (narrow body) yang akan melayani rute Lampung-Malaysia, kemudian dilanjutkan ke Jeddah.