Sikapi Dinamika Politik, Pengurus KNPI Lampung Jamal Ingatkan Warga Jangan Mau Diadu Domba Politik
- Istimewa
Bandar Lampung, Lampung – Pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung, Jamal, mengajak masyarakat dan generasi muda untuk lebih bijak menyikapi dinamika politik.
Ia mengingatkan agar perbedaan pilihan dalam alam demokrasi tidak merusak ikatan persaudaraan sesama anak bangsa.
Jamal menyentil fenomena sosial di mana masyarakat akar rumput kerap terjebak dalam konflik horizontal, saling menghujat di media sosial maupun dunia nyata hanya demi membela figur politik tertentu.
"Saya sering melihat masyarakat kecil saling berdebat, bahkan bertengkar demi membela tokoh atau pejabat. Padahal, kita jarang melihat para pejabat saling berselisih secara radikal hanya karena memperjuangkan nasib rakyat miskin. Ini harus menjadi bahan renungan kita semua," ujar Jamal, Selasa (30/6/2026).
Menurut Jamal, loyalitas kepada figur pemimpin harus ditempatkan secara proporsional dan objektif, bukan secara buta.
Indikator utama dukungan seharusnya didasarkan pada asas kemanfaatan kebijakan yang langsung dirasakan oleh masyarakat luas.
"Kalau kebijakannya pro-rakyat, mari kita dukung penuh. Namun jika ada kebijakan yang kurang tepat, sudah menjadi kewajiban kita sebagai warga negara untuk memberikan kritik yang santun, objektif, dan disertai solusi," katanya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa energi bangsa dan produktivitas kepemudaan seharusnya dialokasikan untuk mengawal isu-isu krusial.
Mulai dari penuntasan kemiskinan, peningkatan mutu pendidikan, jaminan kesehatan, hingga perluasan lapangan kerja, daripada habis untuk memelihara dendam politik.
"Jangan sampai rakyat terus diadu oleh perbedaan pilihan politik, sementara persoalan kesejahteraan belum terselesaikan. Politik itu sarana menghadirkan kesejahteraan rakyat, bukan alasan untuk saling membenci. Mari kita kedepankan akal sehat dan menjaga persaudaraan," tegas Jamal. (*)